Urutan pertama ditempati oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang diperdagangkan sebanyak 1,14 juta kali.
IDXChannel—Simak 15 saham yang paling sering diperdagangkan sepanjang Mei 2026. Bulan lalu, Bursa Efek Indonesia mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.127, melemah 11,92 persen secara bulanan.
Sepanjang Mei, hanya terdapat 16 hari perdagangan. Nilai transaksi saham selama periode tersebut mencapai Rp365,73 triliun, turun 5,93 persen secara bulanan. Sementara itu, frekuensi perdagangan mencapai 38,49 juta kali, turun 24,05 persen.
Bursa efek mencatat 15 saham paling sering diperdagangkan oleh investor. Urutan pertama ditempati oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang diperdagangkan sebanyak 1,14 juta kali dalam 16 hari perdagangan.
Secara bulanan, frekuensi perdagangan saham BUMI menurun 15,75 persen. Pada urutan kedua adalah saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang diperdagangkan sebanyak 1,14 juta kali dan frekuensi perdagangannya tumbuh 43,50 persen selama sebulan penuh.
Berikutnya adalah saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang diperdagangkan sebanyak 844.000 kali, menurun 43,08 persen secara bulanan dari April 2026.
Berikut ini adalah 15 saham paling sering diperdagangkan sepanjang Mei 2026:
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 1,14 juta kali
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 1,14 juta kali
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) 844.000 kali
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) 835.000 kali
- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) 807.000 kali
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) 743.000 kali
- PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) 735.000 kali
- PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) 671.000 kali
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 668.000 kali
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 661.000 kali
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 637.000 kali
- PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) 616.000 kali
- PT Petrosea Tbk (PTRO) 600.000 kali
- PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) 596.000 kali
- PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) 514.000
Itulah deretan saham yang paling sering diperdagangkan selama Mei 2026.
(Nadya Kurnia)





