BEKASI, KOMPAS.com – Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial AD (39) diduga mencuri perhiasan dan emas batangan milik majikannya di Masurraya Residence, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.
Adik pemilik rumah, Devsey, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/6/2026) sekitar pukul 18.00 WIB saat rumah dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni sedang pergi.
"Pelaku kabur saat orang rumah sedang pergi. Dia juga membawa koper besar milik pemilik rumah," ujar Devsey saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Bocah Depok yang Telantar di Bekasi karena Cari Ayahnya Telah Dipulangkan
Aksi AD saat meninggalkan rumah terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengenakan pakaian berwarna merah muda sambil membawa sebuah koper hitam, tas tenteng, dan tas ransel berwarna hitam.
Setelah mengetahui AD meninggalkan rumah, keluarga korban memeriksa sejumlah barang berharga dan mendapati beberapa di antaranya telah hilang.
"Untuk barang yang dibawa pelaku ada perhiasan, emas batangan dan koper. Total kerugian lebih dari Rp 100 juta," kata Devsey.
Devsey mengatakan, AD baru bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah tersebut sekitar satu bulan.
Ia direkrut melalui jasa penyalur tenaga kerja.
"Selama bekerja enggak ada gerak-gerik mencurigakan," ujarnya.
Baca juga: Curi Ponsel Anak-anak dengan Modus Top Up Gim, Pria di Sawangan Depok Ditangkap Warga
Devsey mengungkapkan, setelah keluarganya mengunggah informasi mengenai kejadian tersebut ke media sosial, sejumlah warganet mengaku mengenali AD dan menyebut yang bersangkutan diduga pernah terlibat kasus serupa.
Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Devsey mengatakan, AD juga sempat mengirimkan pesan kepada kakaknya bahwa dirinya tidak mengaku telah mengambil sejumlah barang yang dituduhkan.
"Dia sempat balas pesan kakak saya, tapi justru playing victim," ucapnya.
Saat keluarga kembali mencoba menghubungi AD, nomor telepon yang bersangkutan sudah tidak lagi aktif.