Grid.ID - Simak profil Vozinha, kiper Tanjung Verde yang viral usai tahan serangan Timnas Spanyol di Piala Dunia. Kini sang kiper viral hingga meraih 11 juta followers di Instagram.
Seperti diketahui, nama kiper Timnas Tanjung Verde, Vozinha mendadak jadi perbincangan usai tampil gemilang di pertandingan melawan Spanyol dalam ajang Piala Dunia 2026. Vozina sukses membantu timnya untuk menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga pembuka Grup H pada Senin (15/6/2026) tengah malam.
Vozinha tercatat melakukan tujuh kali penyelamatan penting hingga membuat tim berjuluk La Roja itu frustasi. Bahkan, penjaga gawang berusia 40 tahun itu juga terpilih sebagai pemain terbaik atau man of the match untuk pertandingan hari itu.
"Saya menangis karena saya dibesarkan oleh kakek dan nenek saya (yang kini sudah meninggal)," kata Vozinha setelah terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, dilansir dari BBC, Selasa (16/6/2026).
"Dan juga karena ibu saya. Ia tidak bisa datang ke sini karena masalah visa. Karena biaya yang harus dibayar untuk visa, kami tidak sempat mengurusnya tepat waktu. Saya ingin sekali beliau ada di sini," kata dia.
Tak hanya itu, Vozinha juga terkejut saat namanya viral hingga akun media sosialnya kini memiliki 11 juta followers. Menariknya, naiknya followers itu terjadi sangat cepat setelah pertandingan berlangsung.
Namanya viral, lantas seperti apa profil Vozinha? Simak penjelasannya.
Profil Vozinha
Vozinha memiliki nama lahir Josimar Dias. Melansir Kompas.com, kiper Tanjung Verde itu menghabiskan seluruh kariernya untuk mengejar impian tampil di Piala Dunia.
Kini impian itu akhirnya terwujud pada usia 40 tahun dan 12 hari. Ia sukses menjadi pemain tertua yang tampil dalam pertandingan debut Piala Dunia sebuah negara, melampaui rekor yang baru saja dibuat kiper Curacao, Eloy Room, pada Minggu (13/6/2026).
"Saya mulai bermain sepak bola profesional saat berusia 25 tahun, pada 2012. Itu sangat terlambat bagi orang seperti saya," ujar Vozinha.
"Penampilan ini adalah penampilan untuk semua orang. Saya memang menjadi pemain terbaik pertandingan, tetapi penghargaan ini untuk semua rekan setim saya, karena tanpa mereka tidak ada yang mungkin terjadi. Dan saya akan terus bekerja untuk tim dan masyarakat," kata dia.
Vozinha menghadapi berbagai tantangan sejak awal. Ia mengaku sering tidak terpilih menjadi kiper meski sudah bermain bagus, rupanya hal itu karena masalah tinggi badannya.
"Saya adalah salah satu penjaga gawang terbaik di pulau saya, tetapi tubuh saya kecil. Bahkan ketika bermain bagus, saya tidak dipilih karena tinggi badan saya," tambahnya.
Setelah itu, ia kemudian pindah ke Portugal, bekas penguasa kolonial Tanjung Verde, untuk mencari kesempatan yang lebih baik. Ia lalu memutuskan ke Slovakia, Angola, Moldova, dan Siprus.
Saat ini Vozinha bermain untuk klub divisi dua Portugal, GD Chaves. Vozinha bercerita, namanya sebetulnya terinspirasi dari sejarah sepak bola.
Ayahnya ingin menamainya Valdano, terinspirasi legenda Argentina dan Real Madrid, Jorge Valdano. Namun otoritas Tanjung Verde menolaknya. Sebagai gantinya, ia diberi nama Josimar, mengikuti nama bek Brasil Josimar yang bersinar pada Piala Dunia 1986. Puluhan tahun kemudian, di panggung Piala Dunia yang lain, Vozinha menciptakan sejarahnya sendiri.
Penyelamat Gawang
Vozinha menjadi satu-satunya kiper berusia di atas 40 tahun yang tercatat banyak menyelematkan gawang. Di luar stadion, popularitasnya juga meledak.
Jumlah pengikutnya di Instagram melonjak dari 50.000 menjadi lebih dari 1,5 juta setelah CazeTV, saluran YouTube pemegang hak siar Piala Dunia di Brasil, mengajak para penontonnya untuk mengikuti akun Vozinha. Kini, followersnya telah tembus 11 juta.
Demikianlah profil Vozinha, kiper Tanjung Verde yang viral usai tahan serangan Timnas Spanyol di Piala Dunia. (*)
Artikel Asli




