Kepolisian di Polandia sedang menyelidiki pembunuhan seorang seniman Rusia yang dikenal sebagai pengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dilansir BBC, Rabu (17/6/2026), jaksa Polandia mengatakan Robert Kuzovkov, yang dikenal sebagai seniman Semyon Skrepetsky, ditembak mati pada Senin (15/6) pagi waktu setempat di kota Biała Podlaska, Polandia, sekitar 40 km (25 mil) dari perbatasan Belarusia.
Pria berusia 44 tahun itu ditembak lima kali di kepala, dada, dan punggung saat berada di tempat parkir mobil di kota tersebut, yang terletak sekitar 600 m (2.000 kaki) dari konsulat Belarusia.
Semyon Skrepetsky adalah nama samaran yang digunakan oleh Robert Kuzovkov. Ia dikenal karena karikaturnya tentang para politisi, termasuk Putin, pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko, dan pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov.
Polisi telah menahan dua warga negara Belarusia, berusia 33 dan 37 tahun, di dekat konsulat Belarusia di kota Biała Podlaska. Peran mereka dalam insiden tersebut masih dalam penyelidikan, kata Marcin Kozak, juru bicara kantor kejaksaan distrik di kota Lublin, Polandia bagian timur.
Kozak mengatakan bahwa seniman itu didekati oleh seorang pria bersenjata tak dikenal yang melepaskan dua tembakan ke arahnya.
"Ketika korban jatuh ke tanah, pelaku mendekat, menembakkan tiga tembakan lagi, dan kemudian dengan cepat melarikan diri dari tempat kejadian. Robert K meninggal di tempat kejadian," tambahnya.
Lima selongsong peluru dan satu peluru Geco 9mm Luger ditemukan di tempat kejadian perkara, kata Kozak.
Skrepetsky sebelumnya diberikan suaka di Biała Podlaska, sebuah kota kecil dengan populasi kurang dari 60.000 jiwa, setelah ia meninggalkan Rusia pada tahun 2021 karena takut akan penuntutan pidana.
(ita/ita)




