Keluarga Ungkap Kondisi Wanita Korban Penganiayaan-Penyekapan di Bandung: Parah

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Momen pertemuan pertama antara keluarga dan YTR (29) setelah tiga tahun menghilang menjadi pengalaman yang membekas bagi Syahrul Ulum (26), adik YTR. Ia mengaku syok melihat kondisi kakak perempuannya itu saat dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

YTR diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan pasangannya, seorang pria berinisial T.

YTR dievakuasi dari kosan di Kabupaten Bandung ke RS oleh penjaga kos yang melihat kondisi YTR yang memprihatinkan setelah disekap dan dianiaya oleh T.

Saat ditemui di rumahnya di Kompleks Permata Hijau, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Syahrul menyebut keluarga baru mengetahui YTR diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan setelah melihat langsung kondisi fisiknya di rumah sakit.

"Awalnya kaget, nggak percaya sampai bisa kejadian kayak gini," kata Syahrul, Rabu (17/6).

Kondisi YTR memprihatinkan. "Udah parah, kritis. Banyak luka-luka. Udah bukan kayak teteh gitu," ujar Syahrul.

Syahrul bahkan menyebut wajah kakaknya mengalami kerusakan akibat luka yang diderita. "Udah hancur mukanya," katanya.

Selain luka di wajah, keluarga juga menemukan sejumlah bekas luka lain yang dianggap mencurigakan. "Banyak yang janggal. Banyak bekas diikat di kaki. Tangan juga banyak bekas," ujarnya.

Meski dalam kondisi kritis, korban masih sempat berkomunikasi dengan keluarga secara terbatas.

Seiring perawatan yang dijalani, kondisi korban mulai menunjukkan perkembangan setelah menjalani tindakan operasi.

"Alhamdulillah sudah menjalani operasi bagian kepala. Dibersihin bagian belakang kepala, banyak luka-luka, nanah, sama bekas darah," ujarnya.

Selain itu, tim medis juga telah melakukan penanganan terhadap luka-luka di wajah korban.

"Mukanya juga sudah agak dibersihin," kata Syahrul.

Keluarga berharap korban dapat segera pulih dan kasus yang dialaminya dapat diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.

YTR hilang kontak selama 3 tahun dengan keluarga. Pihak keluarga sudah mencari-cari ke kosan dan tempat kerja korban namun tak membuahkan hasil.

Hingga suatu hari, ada pesan teks yang mengatasnamakan korban meminta untuk tidak dicari-cari. Namun keluarga tidak yakin itu pesan dari korban karena menggunakan bahasa yang kasar, tidak seperti tabiat YTR.

Setelah itu keluarga mencari YTR dengan memasang pengumuman di medsos, tapi tak membuahkan hasil.

Tiga tahun berlalu, korban ternyata ditemukan di sebuah kos bersama dengan pasangannya berinisial T. Diduga terjadi penyekapan dan penganiayaan.

Keluarga sudah melaporkan T ke polisi. Korban, kata Syahrul, mengenal T di sebuah konser musik di Bandung dan belum menikah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan
• 6 jam laludetik.com
thumb
Rupiah Melemah ke Rp17.738 per Dolar AS di Tengah Ancaman Tarif Impor Baru Trump ke Produk Manufaktur RI
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Ramalan Fitch Soal Harga Minyak jika Selat Hormuz Dibuka
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Hari Kemenangan Dharma, Umat Hindu Gelar Ibadah Galungan dengan Penuh Hikmat di Depok
• 3 jam laludetik.com
thumb
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif
• 4 menit lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.