JAKARTA, KOMPAS.com - Aparatur sipil negara (ASN) menjadi salah satu profesi yang paling tidak dipercaya publik.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufiq, yang mengutip survei dari Ipsos.
“Kita ingat bahwa di survei Ipsos tahun kemarin, ASN adalah salah empat dari profesi yang tidak dipercaya. Ya salah nomor empat, ini sangat menyedihkan,” kata Taufiq di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Baca juga: Menpan RB Khawatir 75 Persen Warga Tak Keberatan Bayar Pungli untuk ASN: Ini Alarm yang Sangat Keras
Rendahnya kepercayaan publik terhadap ASN harus menjadi peringatan bagi birokrasi di Indonesia untuk memperkuat integritas dan profesionalismenya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya belajar di kalangan ASN yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku yang berintegritas.
"Untuk menjadi orang baik harus belajar, tapi untuk menjadi orang yang jahat juga belajar. Ya dengan membiarkan kebiasaan buruk itu berarti dia belajar menjadi buruk,” ujar Taufik.
Baca juga: Kepala LAN: Ada ASN Ikut Webinar Pakai Lima Laptop Sekaligus demi Lima Sertifikat
Berikut hasil survei Ipsos yang menunjukkan delapan profesi yang paling tidak dipercaya publik pada 2025:
Profesi yang Paling Tidak Dipercaya PublikDikutip dari laman resmi Ipsos, mereka melansir survei Ipsos Global Trustworthiness Index 2024 pada 3 Januari 2025.
Dalam survei tersebut, Ipsos merekam delapan profesi di Indonesia yang paling tidak dipercaya oleh publik. Delapan profesi tersebut adalah:
- Politisi: Kepercayaan terhadap politisi di Indonesia mencapai 25 persen.
- Pejabat kabinet/kementerian: Kepercayaan terhadap pejabat kabinet/pemerintahan di Indonesia 25 persen.
- Polisi: Kepercayaan terhadap polisi di Indonesia mencapai 28 persen
- Influencer: Kepercayaan terhadap influencer di Indonesia mencapai 32 persen
- Pegawai Pemerintah atau ASN: Kepercayaan terhadap ASN di Indonesia mencapai 33 persen
- Pengacara: Kepercayaan terhadap pengacara di Indonesia mencapai 37 persen
- Hakim: Kepercayaan terhadap hakim di Indonesia mencapai 42 persen
- Jurnalis: Kepercayaan terhadap politisi di Indonesia mencapai 51 persen
Baca juga: Kepala LAN Sebut ASN Masuk Empat Profesi yang Paling Tidak Dipercaya Publik
Untuk ASN, Ipsos mencatat bahwa kepercayaan terhadap pegawai pemerintah di Indonesia setara dengan Thailand dan lebih tinggi dari Amerika Serikat (26 persen).
Survei Ipsos Global Trustworthiness Index 2024 sendiri dilakukan pada 24 Mei hingga 7 Juni 2024, dengan jumlah responden 23.530 orang dari 32 negara.
Sampel terdiri dari sekitar 1.000 responden untuk negara-negara seperti Australia, Kanada, AS, Inggris, dan lainnya.
Sedangkan negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina, jumlah sampel adalah 500 responden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261358/original/022817400_1781697976-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_18.59.09.jpeg)


