Jakarta, VIVA – Polisi mengungkap kronologi penemuan mayat pria di sebuah rumah kontrakan yang terletak di depan Terminal Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, pada Rabu 17 Juni 2026 pagi.
Kapolsek Makasar, Kompol Sumardi mengungkapkan, awal penemuan korban bermula saat warga mencium bau busuk yang berasal dari rumah kontrakan.
“Ada laporan dari warga bahwa di kontrakan tercium aroma busuk,” ucap Sumardi, kepada wartawan, Rabu 17 Juni 2026.
Lebih lanjut Sumardi menuturkan, pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat korban sudah dalam keadaan membusuk.
“Polsek langsung cek TKP, buka pintu kontrakan yang terkunci dari dalam. Benar ditemukan ada orang meninggal yang sudah mulai membusuk,” ujarnya.
Kemudian tim melakukan pengecekan dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dan dilakukan pengecekan bersama iden Polres, tdk ditemukan tanda-tanda kekerasan dan jenazah langsung dikirim ke RS Polri untuk autopsi,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Peristiwa ini diunggah dalam akun media sosial Instagram @info_pinang_ranti, dengan keterangan “Ditemukan Jenazah Di Sebrang Terminal Pinang Ranti”.
Terlihat sejumlah warga tengah berkerumun di gang menuju rumah kontrakan yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya korban.
Tak lama setelahnya, terlihat sejumlah anggota kepolisian tengah memasang garis polisi di depan pintu kontrakan.
Adapun dalam unggahan video tersebut, korban ditemukan tewas dalam kondisi terlentang di atas kasur.
Kapolsek Makasar, Kompol Sumardi mengatakan, korban merupakan laki-laki yang berusia sekitar 36 tahun.
“Korban laki-laki usia 36 tahun,” kata Sumardi, kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut Sumarni menuturkan, korban ditemukan dalam kondisi membusuk, dan diperkirakan meninggal sudah beberapa hari lalu.
“Iya (sudah membusuk). Diperkirakan 3 hari,” ujarnya.
tvOnenews/Adinda Ratna Safira





