Jemaah Haji Gelombang Kedua Debarkasi Makassar Mulai Tiba di Tanah Air

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Makassar: Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar memasuki fase gelombang kedua. Kedatangan Kloter 22 asal Kabupaten Bone menjadi penanda dimulainya pemulangan jemaah gelombang kedua yang diterbangkan langsung dari Madinah menuju Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan pemulangan jemaah gelombang kedua akan berlangsung mulai Kloter 22 hingga Kloter 43 yang dijadwalkan tiba pada 1 Juli 2026.

Menurut Ikbal, pola perjalanan jemaah gelombang kedua berbeda dengan gelombang pertama. Jika jemaah gelombang pertama dipulangkan melalui Bandara Jeddah, maka jemaah gelombang kedua diterbangkan langsung dari Madinah menuju tanah air.
 

Baca Juga :

Membahayakan Penerbangan, Ribuan Botol Air Zamzam dalam Koper Jemaah Haji Disita


"Alhamdulillah mulai tadi kami menerima Kloter 22, itu berarti gelombang kedua sudah dimulai. Insyaallah sampai tanggal 1 Juli, sampai Kloter 43, gelombang kedua akan kami terima. Kalau gelombang kedua pemulangannya berangkat dari Madinah, sedangkan gelombang pertama berangkat dari Jeddah," ujar Ikbal.

Ia menjelaskan, pola tersebut merupakan kebalikan dari skema saat keberangkatan ke Arab Saudi. Pada masa pemberangkatan, jemaah gelombang pertama tiba di Madinah terlebih dahulu sebelum menuju Makkah, sedangkan gelombang kedua mendarat di Jeddah lalu melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Hingga saat ini, Debarkasi Makassar telah menerima 8.168 jemaah haji yang kembali dari Tanah Suci. Sementara itu, sekitar 8.000 jemaah lainnya yang tergabung dalam 21 kelompok terbang masih berada di Arab Saudi dan dijadwalkan pulang secara bertahap.

"Sampai saat ini jumlah jemaah yang sudah kami terima sebanyak 8.168 orang. Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar dan kita berdoa bersama agar sampai penerimaan kloter terakhir semuanya berjalan dengan baik," kata Ikbal.

Selain melayani kedatangan jemaah, petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah yang sakit akan tetap mendapatkan pendampingan hingga dinyatakan layak terbang.
 

Baca Juga :

Haji Asal Indramayu Meninggal saat Perjalanan Pulang ke Tanah Air


"Saat ini masih ada beberapa jemaah yang dirawat di Madinah maupun Makkah. Proses pemulangannya tetap akan dilakukan setelah kondisi mereka memungkinkan untuk terbang kembali ke Indonesia," ujar Ikbal, menambahkan.

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan berharap proses pemulangan hingga kloter terakhir dapat berlangsung aman, lancar, dan seluruh jemaah dapat kembali ke daerah masing-masing dalam kondisi sehat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Intip Kesibukan Posko SPMB: Layani Calon Murid-Live Streaming
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Memperkuat Transparansi dan Independensi BPKH
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Konsolidasi asuransi BUMN ditargetkan tuntas pada 2026
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Anindya Bakrie Dorong Revisi UU Kadin, Usul Penguatan Peran UMKM
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Darurat Sampah Plastik! Ini Negara-Negara yang Paling Terdampak
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.