jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan rasa dukacita pemerintah atas kejadian gempa di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6).
Orang dekat Presiden Prabowo Subianto itu mengaku prihatin karena bencana alam di Palu itu menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka.
BACA JUGA: Warga Korban Gempa Sulteng Tinggal di Tenda
“Kami mohon izin menyampaikan rasa dukacita terhadap kejadian gempa di Palu kemarin, yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat,” ucap Pras -panggilan akrabnya- di Hambalang, Bogor, pada Rabu (17/6).
Menurut Prasetyo, pemerintah pusat sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Gubernur Sulteng, untuk memastikan seluruh penanganan pascabencana dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng, Satu Korban Meninggal Dunia
“Termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan,” kata dia.
Sebelumnya, gempat tektonik bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Palu, pada Selasa (16/6) kemarin. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat lindu itu berada di laut pada koordinat 1,04 derajat lintang selatan dan 120,23 derajat bujur timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada kedalaman 10 kilometer.
BACA JUGA: Palu Diguncang Gempa M 6,7, Warga Panik Serbu SPBU Berburu BBM Darurat
Meski tidak berpotensi menimbulkan tsunami, guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, hingga Kabupaten Tojo Una-Una. Goyangan akibat gempa itu juga membuat masyarakat berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.(dit/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



