UNFPA: Kondisi Perempuan dan Anak-Anak di Wilayah Palestina Terus Memburuk

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Gaza: Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) memperingatkan kondisi perempuan dan anak perempuan Palestina di Gaza dan Tepi Barat terus memburuk akibat krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, pembatasan pergerakan, meningkatnya kekerasan, serta keterbatasan pendanaan.

Perwakilan UNFPA untuk Palestina, Nestor Owomuhangi, mengatakan dampak situasi tersebut tidak hanya dirasakan pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental perempuan dan anak perempuan.

"Kondisi perempuan dan anak perempuan terus menghadapi tekanan yang sangat besar akibat situasi yang berlangsung saat ini," kata Owomuhangi dalam pernyataan pers yang dikutip Gulf Times, Rabu, 17 Juni 2026. Akses Layanan Kesehatan Kian Sulit Menurut Owomuhangi, situasi di Jalur Gaza masih berada dalam kondisi yang memprihatinkan meski terdapat sedikit perbaikan dibandingkan masa-masa paling berat selama konflik berlangsung.

Sementara itu, di Tepi Barat, akses terhadap layanan kesehatan semakin terhambat akibat pembatasan pergerakan, pos pemeriksaan keamanan, dan meningkatnya kekerasan oleh pemukim.

Kondisi tersebut dinilai memperburuk kemampuan perempuan untuk memperoleh layanan kesehatan dasar, termasuk layanan kesehatan reproduksi. UNFPA Hadapi Kekurangan Dana UNFPA menyatakan tetap melanjutkan dukungan terhadap layanan kesehatan reproduksi dan program perlindungan bagi perempuan di wilayah Palestina.

Namun, lembaga tersebut menghadapi kekurangan pendanaan yang signifikan yang berpotensi mengganggu keberlanjutan berbagai program bantuan kemanusiaan.

Owomuhangi memperingatkan bahwa tanpa tambahan dukungan dana, kemampuan UNFPA untuk memberikan layanan penting bagi perempuan dan anak perempuan akan semakin terbatas.

UNFPA kembali menyerukan dukungan komunitas internasional guna memastikan layanan kesehatan dan perlindungan bagi kelompok rentan tetap tersedia di tengah krisis yang berlangsung.

Lembaga PBB itu menilai kebutuhan kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat masih sangat besar, terutama bagi perempuan dan anak perempuan yang menjadi kelompok paling terdampak oleh konflik dan ketidakstabilan yang berkepanjangan.

Baca juga:  Atasi Krisis Kelaparan, UEA Kirim Lagi 100 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Gaza


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Dugaan Pidana dalam Fenomena Api Misterius di Sleman
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketum PB Mathla’ul Anwar Rayakan 1 Muharram 1448 di Nanggroe Aceh Darussalam
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Menkop: Transformasi Ekonomi Hijau Harus Dimulai dari Desa dan Komunitas
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Antrean Kendaraan Memadati SPBU di Palu Usai Gempa Magnitudo 6,7, Warga Bersiap Hadapi Potensi Gempa Susulan
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Viral! Pria Berenang di Kolam Bundaran HI, Kasatpol PP Jakarta Buka Suara
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.