Dampak Darurat Kekeringan, Emak-Emak di Klabang Bondowoso Serbu Droping Air Bersih

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Dampak Darurat Kekeringan, Emak-Emak di Klabang Bondowoso Serbu Droping Air BersihNasional | inews | Rabu, 17 Juni 2026 - 15:03Dengarkan Berita

BONDOWOSO, iNews.id – Puluhan warga Dusun Sumber Biru, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, rela mengantre berjam-jam demi berebut pasokan air bersih, Rabu (17/6/2026). Wilayah ini menjadi salah satu titik terparah yang masuk dalam peta darurat krisis air bersih akibat musim kemarau. 

Kepanikan dan kepasrahan warga seketika mencair saat truk tangki air bersih milik petugas gabungan tiba di lokasi. Warga yang didominasi oleh emak-emak langsung menyerbu armada tangki sembari menenteng jeriken dan ember kosong. 

Kedatangan bantuan air bersih ini merupakan hasil kolaborasi gerak cepat antara Polres Bondowoso, BPBD, dan PDAM Kabupaten Bondowoso. Begitu selang air dijulurkan dari truk, warga langsung berdesakan untuk menadah air terlebih dahulu. 

Mengantisipasi kericuhan, sejumlah petugas kepolisian terpaksa turun tangan untuk mengatur barisan antrean agar pasokan air dapat terbagi secara merata ke seluruh Kepala Keluarga (KK). 

Baca Juga:Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

Selain dibagikan langsung ke wadah-wadah milik warga, petugas juga melakukan pengisian tandon penampungan umum (tandon komunal) yang tersebar di beberapa sudut dusun agar sisa air dapat diakses warga sewaktu-waktu.

Krisis Air Terparah di 9 Kecamatan

Desa Klabang tercatat sebagai salah satu wilayah dengan dampak kekeringan paling ekstrem dari total sembilan kecamatan yang masuk status darurat kekeringan di Kabupaten Bondowoso. 

Jika bantuan droping air telat datang, penderitaan warga dipastikan bertambah berkali-kali lipat. Untuk sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, setiap KK terpaksa harus berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju sumber air atau sumur terdekat yang masih menyisakan debit air. 

"Adanya bantuan air bersih ini sangat membantu kami, karena bisa dijadikan tandon untuk kebutuhan memasak dan minum selama beberapa hari ke depan," ujar salah seorang warga di lokasi pembagian. 

Merespons krisis kemanusiaan akibat faktor alam ini, pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menyuplai air bersih ke titik-titik kering hingga situasi kembali normal.

Baca Juga:Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam di Makassar Disarankan Ditunda

"Kami dari Polres Bondowoso telah berkoordinasi secara intensif dengan pihak Pemkab, BPBD, dan PDAM. Komitmen kami adalah memastikan setiap hari ada armada tangki yang bergerak mendistribusikan air bersih secara bergiliran ke desa-desa yang masuk zona darurat kekeringan ini," kata Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo. 

Pihak BPBD Bondowoso mengimbau warga agar menggunakan pasokan air bantuan ini secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan pokok seperti memasak serta konsumsi air minum keluarga.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp 184,1 Triliun
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Kementerian UMKM Tegaskan Pentingnya NIB: Syarat Akses Fasilitas Pemerintah hingga Ekspor
• 4 menit lalumatamata.com
thumb
Gempa M 5,1 Guncang Poso Dini Hari Tadi, Terjadi setelah Dua Gempa Kuat Dekat Palu
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, PSSI Targetkan Bawa Timnas Indonesia Tembus Top 50 Ranking FIFA
• 50 menit lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Siapkan Penataan Ulang SPPG dengan Sistem Grading dan Evaluasi Insentif
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.