Integrasi Sekolah Rakyat, Bupati Pasuruan Siap Tampung Siswa Pindahan Asal Probolinggo

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pasuruan (beritajatim.com) – Kebijakan penggabungan lembaga pendidikan khusus bentukan kementerian sosial mulai memasuki babak baru lewat penyelarasan zonasi antarwilayah di Jawa Timur.

Langkah pengintegrasian ini diambil sebagai bagian dari efisiensi tata kelola sarana edukasi bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh untuk mengakomodasi kehadiran peserta didik baru yang terdampak kebijakan pemetaan ulang tersebut. Proses pemindahan administrasi kini tengah dimatangkan agar aktivitas belajar mengajar pada tahun ajaran baru tidak mengalami kendala teknis.

“Kami menerima kalau memang nantinya ada siswa SR dari Kota Probolinggo yang akan ditempatkan di Kabupaten Pasuruan,” ujar Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Rabu (17/6). Pihaknya menegaskan bahwa penambahan kuota siswa dari luar daerah ini tidak akan membebani pos anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Seluruh biaya operasional harian maupun pembangunan ruang kelas baru dipastikan bersumber langsung dari dana pemerintah pusat. Oleh karena itu, masyarakat lokal diimbau tidak perlu khawatir akan terjadinya tumpang tindih alokasi subsidi pendidikan gratis di lapangan.

“Kalau terkait anggaran dan infrastruktur itu kan ikut APBN jadi tidak ada pengaruhnya,” tambah pria yang akrab disapa Mas Rusdi tersebut. Hubungan koordinasi dengan pihak kementerian terus dijaga ketat agar penyediaan fasilitas penunjang belajar bagi siswa pindahan dapat terealisasi secara bertahap.

Sebelum resmi menginjakkan kaki di ruang kelas yang baru, seluruh calon peserta didik diwajibkan melewati serangkaian tahapan verifikasi faktual di lapangan. Proses penyaringan ketat ini dilakukan oleh tim gabungan guna memastikan bantuan fasilitas pendidikan tersebut benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.

Langkah jemput bola ini juga bertujuan untuk memetakan latar belakang sosiologis anak-anak agar proses adaptasi lingkungan sekolah berjalan mulus. Pemerintah daerah berharap standardisasi mutu pembelajaran di Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan dapat mengangkat derajat kesejahteraan para lulusannya kelak. (ada/ted)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BPJPH Sebut Nilai Ekonomi Halal RI Capai 26,7% PDB: Setara Rp 5.000 T
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Lagi di Palu, Mengapa Rusak Lagi?
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Hati-Hati! Jalan Utama Menuju Ibu Kota Rokan Hilir Rusak Parah, Truk Sering Terbalik
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
IHSG Menguat 1 Persen Jelang Review MSCI, Didorong Sentimen Damai AS-Iran
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Periksa Stafsus Yaqut, Cecar soal Pemberian Uang ke Pansus DPR
• 25 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.