Bandung: Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan seorang pasien dibawa menggunakan tandu darurat dari bambu dan tali tambang. Peristiwa itu terjadi di Kampung Cipicung, RT 01/RW 03, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Video tersebut menjadi sorotan publik karena terjadi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat. Dalam video, tampak sejumlah warga bersama-sama membawa Rina Fitri Yulianti, 39, menyusuri jalan setapak menuju ambulans. Rina yang baru menjalani operasi sepekan sebelumnya harus ditandu lebih dari 500 meter, karena kendaraan tidak dapat menjangkau rumahnya.
Tangkap layar warga menggotong pasien yang hendak berobat menggunakan tandu di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Dok. Istimewa).
Ketua RW 03 Kampung Cipicung, Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurut Setiawan, kondisi Rina mendadak memburuk setelah diduga jahitan pascaoperasinya kembali terbuka, sehingga harus segera mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
"Betul, Senin kemarin harus digotong sampai tempat ambulans parkir. Jalan ini tidak bisa dilewati kendaraan roda empat," kata Setiawan saat dihubungi awak media, Rabu, 17 Juni 2026.
Setiawan mengatakan, kondisi serupa bukan kali pertama terjadi. Warga setempat kerap mengandalkan tandu darurat untuk membawa pasien, maupun ibu yang hendak melahirkan, akibat buruknya akses jalan.
"Ini sudah sering terjadi, bahkan saat ada warga melahirkan pun harus ditandu seperti ini," ujar Setiawan.
Baca Juga :
Temui Warga Bandung, Waka DPR Cucun Serahkan Bantuan Bedah Rumah hingga ke Pasar Murah"Kami sudah minta agar jalan bisa dilalui mobil, tapi belum ada jawaban. Semoga viralnya kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah," sahut Setiawan.
Setiawan berharap, Pemkab Bandung Barat untuk segera memperbaiki infrastruktur agar memudahkan masyarakat untuk beraktivitas. "Ya saya mah berharap cepat-cepat diperbaiki, karena kita juga kan warga Bandung Barat," tandas Setiawan.




