Jakarta, VIVA – Persetujuan naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery oleh DPR RI ternyata bukan sekadar upaya menambah pemain bagi Timnas Indonesia. Di balik proses tersebut, PSSI telah menyusun peta jalan jangka panjang yang mengarah pada target ambisius, yakni membawa Indonesia tampil konsisten di Piala Dunia hingga menembus 50 besar ranking FIFA.
Hal itu diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, dalam rapat kerja bersama Kementerian Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.
Menurut Sumardji, naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery dilakukan berdasarkan kebutuhan Timnas Indonesia dalam menghadapi berbagai turnamen internasional dalam beberapa tahun ke depan.
- Instagram - Mitchell Baker
“Berkaitan dengan pertimbangan-pertimbangan penting terkait dengan PSSI menaturalisasi dua pemain yaitu Mitchell Baker dan Luke Vickery. Pertimbangan yang pertama kedua atlet merupakan salah pemain yang awalnya atau saat ini adalah warga negara Australia yang mempunyai keinginan untuk menjadi WNI, karena yang bersangkutan dibutuhkan untuk memperkuat tim nasional sepak bola Indonesia,” ujar Sumardji dikutip TVR Parlemen.
PSSI, kata Sumardji, telah menyiapkan target jangka pendek selama lima tahun ke depan. Kedua pemain diproyeksikan memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang penting, mulai dari level Asia hingga dunia.
“Sedangkan target jangka pendek 5 tahun di mana mereka ini memang diperlukan untuk ASIAN Hyundai Cup atau AFF 2026, yang kedua FIFA Series 2026, yang ketiga AFC Asian Cup 2027 di Saudi, yang kelima Asian Hyundai Cup 2028, yang ke-7 FIFA World Cup kualifikasi 2030, dan selanjutnya adalah Asian Hyundai Cup 2030, FIFA World Cup 2030, AFC Asian Cup 2031,” beber Sumardji.
Dengan rentang target hingga 2031, PSSI menempatkan Mitchell dan Luke sebagai bagian dari proyek jangka panjang sepak bola Indonesia. Selain turnamen level Asia, keduanya juga diproyeksikan tampil dalam Kualifikasi Piala Dunia 2030 hingga putaran final jika Indonesia berhasil lolos.
Tak hanya itu, Sumardji juga mengungkap target yang lebih ambisius dalam jangka panjang. PSSI ingin mengerek posisi Indonesia di ranking FIFA secara signifikan.





