Mahasiswa UGM Kritik Sikap Budiman Sudjatmiko, Sebut Tak Lagi Cerminkan Semangat Aktivis 98

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sleman, tvOnenews.com - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengkritik sikap Budiman Sudjatmiko yang kini mengemban jabatan sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Mereka menilai mantan aktivis Reformasi 98 tersebut kini tidak lagi mencerminkan semangat kritis yang dahulu diperjuangkan. 

Perwakilan Mahasiswa UGM, Gladwin menyayangkan respons Budiman terhadap berbagai kritik dan pertanyaan yang disampaikan mahasiswa dalam diskusi terbuka bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM pada 15 Juni 2026.

Ia menyebut mahasiswa kecewa karena sosok yang dahulu dikenal lantang mengkritik kekuasaan dinilai tidak menunjukkan sikap yang sama ketika menghadapi kritik dari mahasiswa dan masyarakat. 

"Soal Budiman, kami menyayangkan dan tidak bisa memahami bagaimana dia bisa masuk ke dalam rezim dan tunduk ke dalam rezim itu sendiri," kata Gladwin disela pernyataan sikap mahasiswa UGM, Rabu (17/6/2026). 

Seperti diketahui, Budiman Sudjatmiko dikenal sebagai seorang aktivis di era reformasi 98 yang gencar mengkritik kebijakan rezim saat itu. 

Gladwin lantas mempertanyakan keberpihakan Budiman Sudjatmiko. Ia pun turut merespon pernyataan salah satu pejabat negara yang membantah dirinya kabur saat forum dialog bersama mahasiswa yang hadir kala itu.

Selain Budiman Sudjatmiko, diskusi tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Kepala ATR/BPN Nusron Wahid. 

Gladwin menjelaskan bahwa sebuah diskusi dijalankan jika kedua belah pihak memiliki tujuan yang sama yakni memikirkan kepentingan rakyat dan berpihak pada rakyat.

Akan tetapi, pejabat negara tersebut disebut tidak mengakui kesalahan imbas kebijakan yang diterapkan dinilai merugikan rakyat. 

"Maka, kami uji merasa bersalah atau tidak dan mereka kan enggak mau jawab. Dia bilang semua orang punya salah. Berarti, dia tidak ingin mengakui kesalahannya dan setelah kami press untuk mengakui kesalahannya, mereka memilih untuk walk out dan sempat ada pengejaran dan lain-lain. Hingga akhirnya, mereka pergi meninggalkan forum tersebut," tutur Gladwin. (scp/buz) 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Mulai Perkasa: BI Ungkap 7 Jurusnya, Tak Cuma Kerek Suku Bunga
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia di Riau, Sita 27 Kg Sabu
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kejati Geledah Kantor Disdik Sulsel Terkait Dugaan Korupsi Perpustakaan Digital
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Menteri PKP Sebut Sistem Pemilihan Toko Terbuka Perkuat Transparansi Program Bedah Rumah
• 15 jam lalupantau.com
thumb
BNPB pastikan petugas gabungan masih siaga atasi banjir di Aceh Barat
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.