KYIV, KOMPAS.TV — Ukraina berhasil mengamankan komitmen penting berupa tambahan dukungan dari para pemimpin negara anggota G7 dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang berlangsung di Prancis, Rabu (17/6/2026).
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menyatakan, para pemimpin dari negara-negara ekonomi utama dunia tersebut berjanji akan memperkuat pertahanan udara, menjamin pasokan energi, serta meningkatkan sanksi ekonomi terhadap Rusia.
"KTT G7 di Prancis memberikan hasil penting bagi Ukraina. Hal yang paling utama adalah kami menyepakati penguatan tambahan untuk pertahanan udara Ukraina," ujar Zelenskyy melalui platform media sosial X, Rabu.
Baca Juga: Korea Utara Tak Pedulikan Seruan Denuklirisasi dari G7, Malah Mengecam Sekuat Mungkin
Zelenskyy menambahkan, para mitra internasional akan memastikan dukungan untuk pertahanan dan ketahanan energi Ukraina, termasuk memperkenalkan sanksi-sanksi baru terhadap Moskow.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya diplomasi Zelenskyy yang berjalan sejak invasi penuh Rusia pada Februari 2022 untuk menggalang dukungan internasional dan mengisolasi Presiden Rusia Vladimir Putin.
Setelah menghadiri KTT G7, Zelenskyy dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Brussels untuk menghadiri KTT Uni Eropa pada Kamis (18/6/2026).
Sebelumnya pada hari Senin, Ukraina telah resmi memulai negosiasi keanggotaan Uni Eropa, sebuah proses yang diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun di tengah situasi perang yang kini memasuki tahun kelima.
Dalam pertemuan G7 kali ini, Zelenskyy juga berupaya membangun komunikasi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pengamat menilai, perhatian Washington sempat teralih dalam setahun terakhir akibat pecahnya perang di Iran.
Di sisi lain, Presiden Vladimir Putin disebut-sebut mencoba mengabaikan peran Eropa dan Kyiv untuk menegosiasikan masa depan Ukraina secara langsung dengan Washington.
G7 Puji Performa Medan Perang UkrainaPara pemimpin dari Jepang, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kanada, dan Amerika Serikat memberikan dukungan penuh melalui pernyataan bersama yang diterbitkan pada Rabu malam.
Baca Juga: Indonesia Beda Sikap dengan G7 Soal Perang Timur Tengah, Menlu: Serangan ke Iran Perburuk Situasi
"Kami memuji Ukraina atas ketahanan dan kemajuan di medan perang dalam beberapa bulan terakhir, dan menegaskan saat ini terdapat momentum baru dalam perlawanan Kyiv," bunyi pernyataan bersama G7.
Menurut pejabat dan analis Barat, performa militer Ukraina di lapangan mengalami peningkatan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Associated Press
- KTT G7 2026
- G7 Summit Prancis
- Volodymyr Zelenskyy
- bantuan Ukraina
- pertahanan udara Patriot
- sanksi Rusia





