Perbankan Bersiap Revisi Rencana Bisnis Bulan Ini, OJK Optimistis Prospek Membaik

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi bahwa jajaran perbankan nasional akan melakukan penyesuaian terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB) pada bulan ini.

Perbankan Bersiap Revisi Rencana Bisnis Bulan Ini, OJK Optimistis Prospek Membaik. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi bahwa jajaran perbankan nasional akan melakukan penyesuaian terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB) pada bulan ini. 

Kendati demikian, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan bahwa otoritas belum dapat memetakan secara final apakah revisi target korporasi tersebut akan bergerak ke arah yang lebih konservatif (ke bawah) atau justru lebih ekspansif (ke atas).

Baca Juga:
IHSG Sesi I Melesat 5,03 Persen, Saham Bank hingga Konglo Hijau Tebal

"Tentu tergantung, prospek ya, persepsi bank dan lain sebagainya. Karena itu yang kita harapkan sih akan ada peningkatan ya," kata Dian saat ditemui di Kompleks Parlemen, Rabu (17/6/2026).

Dian mengungkapkan arah revisi target kinerja perbankan ini akan sangat berkorelasi dengan indikator makroekonomi terkini, termasuk penguatan nilai tukar rupiah yang mulai bergerak stabil serta tren pemulihan di pasar modal domestik. 

Baca Juga:
BBCA Dinilai Jadi Bank Besar Paling Defensif

Redanya volatilitas kurs diyakini akan langsung mendongkrak kepercayaan diri para pelaku usaha yang bergantung pada aktivitas perdagangan internasional.

"Saya kira ini juga momen yang baik, kira-kira gitu. Karena sebagian orang kan concern dengan masalah fluktuasi rupiah kan, kalau misalnya fluktuasi rupiah itu kemudian bisa dikendalikan, tentu mereka-mereka yang berbisnis yang terkait dengan masalah impor-ekspor, itu pasti akan lumayan meningkat kan gitu," kata Dian.

Baca Juga:
Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga, Tertinggi dalam 31 Tahun

Di samping faktor domestik, industri perbankan juga mendapat angin segar dari meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berujung pada gencatan senjata. Kondisi tersebut memicu penurunan harga minyak mentah dunia secara gradual, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga energi di dalam negeri.

Mengenai kebijakan moneter, Dian menyinggung dampak dari pengetatan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate). 

Dia mengingatkan bahwa selalu terdapat jeda waktu (time lag) sebelum kenaikan suku bunga bank sentral tersebut ditransmisikan sepenuhnya oleh perbankan ke sektor suku bunga kredit. Meski demikian, berdasarkan hasil survei OJK, persepsi pelaku pasar dinilai masih berada di zona positif.

Optimisme ini diharapkan mampu menjadi momentum balik arah bagi kinerja industri keuangan domestik setelah sempat dibayangi tekanan pasar dalam dua bulan terakhir.

"Jadi kalau dibandingkan suasana dua bulan terakhir mungkin ya, ya mudah-mudahan kalau bisa bounce back di awal-awal tahun ini sudah cukup bagus sebenarnya. Jadi kalau kita melihatnya sih dari perspektif itu ya, mudah-mudahan sih akan lumayan," kata Dian.

OJK menegaskan batas waktu atau tenggat akhir bagi seluruh perbankan untuk menyerahkan dokumen revisi RBB adalah pada akhir Juni ini. 

Sebelum draf tersebut disahkan, OJK dijadwalkan akan menggelar pertemuan prudensial (prudential meeting) terlebih dahulu guna memastikan komitmen bank terhadap target-target strategis, terutama perluasan akses pembiayaan bagi sektor UMKM.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Adaptasi Aturan Baru, PBSI Gelar Simulasi Beregu BAJC 2026
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Jelang Gencatan Senjata, Intelijen AS: Iran Pegang Kendali, Selat Hormuz Dapat Ditutup Kapan Saja
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Merdeka Gold (EMAS) Direstui Investor Global untuk Rencana Pencatatan Saham di Bursa Hong Kong
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Menjaga Martabat Pasien: Peran Perawat Melindungi Privasi Saat Personal Hygiene
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Ketum PB Mathla’ul Anwar Rayakan 1 Muharram 1448 di Nanggroe Aceh Darussalam
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.