JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengungkapkan kondisi rekannya, Andrie Yunus setelah disiram air keras oleh prajurit TNI tiga bulan lalu.
Dimas mengatakan bahwa Andrie kini sudah tidak lagi dirawat di Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo.
Sudah sejak akhir April 2026, Andrie diharuskan menjalani fisioterapi dan rawat jalan.
“Iya sudah pulang (dari rumah sakit), tapi masih di bawah perlindungan tim dari LPSK,” kata Dimas ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Dimas, kondisi Andrie mulai membaik meskipun belum ada tindak lanjut lagi untuk matanya yang masih diberi penyangga dan perban.
Baca juga: TAUD Klaim Bukti dalam Laporan B Kasus Andrie Yunus Sudah Cukup, Desak Polisi Naik ke Penyidikan
Saat ini, Andrie difokuskan untuk mengembalikan fungsi motoriknya dengan fisioterapi.
Di mana, otot Andrie kembali dilatih agar tidak kaku saat beraktivitas.
“Jadi kemarin fisioterapi itu alhamdulillah prosesnya sudah berjalan baik, dia sudah mulai bisa melakukan gerakan-gerakan senam ringan, terus juga sudah mulai bisa aktivitas seperti mandi sendiri, makan sendiri tanpa disuapin,” ungkap Dimas.
Namun, Andrie belum bisa tampil di depan publik.
Tim kuasa hukum dan KontraS pun masih cukup terbatas untuk bertemu langsung dengan Andrie.
Terkait penanganan perkara ini, KontraS dan TAUD pun harus meminta pendampingan LPSK.
Baca juga: KontraS Minta Polda Metro Periksa Eks Kabais di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
“Kami minta ke LPSK untuk menyediakan ruang pertemuan supaya kami bisa update ini langkah selanjutnya seperti apa, dari Andrie bagaimana, apa yang diharapkan,” ujar dia.
Sejauh ini, Dimas maupun tim hukum belum mendapat instruksi dari kepolisian dalam hal pemanggilan pemeriksaan terhadap Andrie.
Meskipun begitu, Dimas mengatakan, Andrie akan bersedia memenuhi panggilan secara tidak langsung mengingat kondisinya yang belum pulih sempurna.
“Kalau di kepolisian kami belum tahu, tapi kalaupun nanti dia diperiksa, opsinya mungkin tidak langsung, Mbak. Mungkin lewat Zoom atau bersurat gitu. Jadi belum bisa secara langsung karena memang melihat, mempertimbangkan kondisi fisiknya,” tutur dia.