BOGOR - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji 2026. Hal itu ia sampaikan usai melaporkan pelaksanaan haji tahun 2026 di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026).
“Kami hari ini menghadap Bapak Presiden terkait dengan evaluasi. Kami melaporkan penyelenggaraan haji tahun 2026 ini, di mana beberapa poin kita mendapatkan nilai positif walaupun tidak menutup kemungkinan memang ada beberapa titik yang perlu disempurnakan,” kata Gus Irfan.
Menurut Irfan, capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama antara Kementerian Haji dan DPR sebagai Tim Pengawas Haji yang dinilai berjalan konstruktif.
“Artinya kita ketinggalan sekitar 3-4 bulan. Tapi, Alhamdulillah dengan kerja sama semua tim kita bisa mengejar ketinggalan itu dan Alhamdulillah hari ini saya terutama dengan DPR, dan saya sangat senang tadi Bapak Presiden memberikan apresiasi kepada penyelenggara haji pada tahun ini,” ujar dia.
Saat bertemu Presiden, Gus Irfan melaporkan sejumlah perbaikan layanan yang menjadi catatan positif dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Salah satunya adalah percepatan penerbitan visa jemaah yang telah selesai pada pertengahan Ramadan.
“Ini hal yang sangat-sangat luar biasa. Nusuk sudah mulai dibagikan di tanah air sehingga tidak ada lagi cerita jemaah yang terpisah dari keluarganya. Jamaah yang tidak mendapatkan hotel padahal sudah sampai di sana, jemaah yang tercecer di mana-mana tidak ada lagi,” ungkapnya.




