Gak Semuanya Cocok! Ini Kesalahan Fatal Banyak Orang saat Ikuti Tren Fashion

viva.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Bogor, VIVA – Tren fashion boleh terus berubah, tetapi tidak semua gaya cocok untuk semua orang. Hal inilah yang disoroti konten kreator sekaligus dosen fashion, Dino Augusto.

Menurut Dino, banyak orang terlalu fokus mengikuti tren tanpa memahami bentuk tubuh mereka sendiri. Padahal, mengenali siluet tubuh menjadi langkah penting sebelum menentukan gaya berpakaian.

Baca Juga :
Polkadot Cerah hingga Outer Butter, Ini Tren Fashion yang Lagi Diburu Cewek Urban
Tips Tampil Santai dan Stylish dengan Gaya Fashion Ala Brasil

“Terbaiknya itu satu yang Anda harus cek adalah siluet tubuh. Nah, ini kadang-kadang orang suka nggak ngaca nih,” ujar Dino Augusto saat sesi talkshow DUST di Mall Living World Cibubur, Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini. 

Ia mencontohkan bagaimana sebuah tren belum tentu cocok dipakai semua orang. Model rok balon misalnya, menurut Dino, akan terlihat berbeda tergantung bentuk tubuh pemakainya.

“Ini ada artis-artis, wah si ini pakai begini nih, rok ballon cocok banget. Iya siluet tubuhnya gitar Spanyol. Gitar Spanyol ditambah ballon, jadi parasut,” katanya sambil berkelakar.

Dino menjelaskan, memahami proporsi tubuh seperti bentuk pundak, panjang torso, area pinggul, hingga bentuk tubuh secara keseluruhan dapat membantu seseorang menemukan gaya yang paling sesuai. Bahkan menurutnya, saat ini teknologi AI bisa membantu mengenali siluet tubuh dan rekomendasi model pakaian yang tepat.

“Ada yang cocok pakai rok A, ada yang cocok pakai rok sepan, ada yang cocok pakai Sabrina, ada yang cocok pakai V. Itu semua bisa dipelajari dan itu semua ilmu sebenarnya,” lanjutnya.

Dalam pandangannya, tren fashion sejatinya akan terus berulang. Karena itu, seseorang tidak perlu selalu membeli pakaian baru demi terlihat mengikuti zaman.

“Jeans itu jujur mulai balik lagi ke cutbray loh. Jamannya Wulan Guritno masih gadis,” ujar Dino. 

“Gen Z sekarang bahkan minjem baju mamanya, baju neneknya, bahkan baju opanya. Karena trend itu akan recycle terus,” sambungnya.

Ia pun menilai, kunci tampil stylish bukan sekadar memakai item yang sedang viral, melainkan bagaimana seseorang mampu menyesuaikannya dengan karakter dan bentuk tubuh masing-masing.

“Tidak harus baru bajunya, tetapi dicocokkan. Di-mix and match dengan trend saat ini,” katanya.

Baca Juga :
Lace Is Back: Tren Fashion Berenda Kembali Digandrungi Generasi Muda, Berikut Tips Styling-nya di Shopee
Tren Tenis dan Padel Menggeliat, Industri Ini Ikut Panen Peluang
Sejalan dengan Gaya Hidup Modern, Ini Alasan Gen Z Makin Minati Pekerjaan di Bidang Teknologi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Melirik Kinerja dan Arah Program Prioritas Kementerian di Era Prabowo
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Puluhan Orang Ditangkap
• 3 jam laludisway.id
thumb
Progres Kesepakatan Damai AS-Iran Jadi Sentimen Tertekannya Harga Karet dan CPO
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Dorong Transformasi Transportasi, Brantas Abipraya Garap BRT Cekungan Bandung
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kia Carens EV Terdaftar di Indonesia, Siap Lawan Dominasi BYD M6
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.