BRIN Menandatangani Kontrak Dua Kapal Riset Prancis untuk Perkuat Kapasitas Kelautan Indonesia

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menandatangani kontrak pembangunan dua kapal riset ilmiah kelautan dengan galangan kapal asal Prancis, PIRIOU, sebagai bagian dari Proyek Kapal Riset Nasional (KRisNa) untuk memperkuat kapasitas riset kelautan Indonesia.

Penandatanganan kontrak tersebut diumumkan melalui siaran pers Kedutaan Besar Prancis di Jakarta pada Rabu (17/6/2026).

Kerja sama ini melibatkan BRIN, PIRIOU, Badan Prancis untuk Pembangunan (AFD), dan Uni Eropa (EU).

Pemilihan PIRIOU sebagai pembangun kapal riset dilakukan melalui proses tender internasional terbuka yang diikuti oleh 12 peserta.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone menyatakan bahwa penandatanganan kontrak ini menjadi pencapaian nyata dalam hubungan maritim bilateral Indonesia dan Prancis.

Menurut Penone, Prancis memiliki keahlian yang kuat di bidang riset kelautan serta pengalaman luas dalam penelitian maritim di kawasan Indo-Pasifik.

Ia juga menambahkan bahwa Prancis merupakan negara dengan wilayah teritori laut terbesar kedua di dunia.

Dukungan Prancis dan Uni Eropa untuk Riset Kelautan Indonesia

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi mengatakan bahwa keahlian Eropa dan kapal riset rancangan Prancis akan membantu meningkatkan kemampuan riset kelautan Indonesia.

Chaibi menilai proyek tersebut juga akan memperkuat pengetahuan ilmiah Indonesia mengenai kelautan.

Country Director AFD Yann Martres menegaskan bahwa pengelolaan laut berkelanjutan merupakan salah satu prioritas utama AFD di Indonesia.

Martres menyebut penandatanganan kontrak ini sebagai tonggak sejarah dalam kerja sama antara BRIN dan AFD.

Ia mengungkapkan kegembiraannya karena PIRIOU terpilih sebagai mitra utama dalam proyek tersebut.

Presiden PIRIOU Vincent Faujour mengatakan perusahaannya merasa terhormat memperoleh kepercayaan dari BRIN untuk membangun kapal riset tersebut.

Faujour menyatakan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam program strategis tersebut bersama Indonesia dan AFD.

Menurut Faujour, proyek itu menunjukkan kompetensi PIRIOU dalam membangun kapal riset yang kompleks sekaligus mendukung program maritim internasional yang berkontribusi pada kedaulatan negara.

Dua Kapal Riset Modern untuk Mendukung Prioritas Nasional

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara maritim yang ditopang keanekaragaman hayati laut, konektivitas global, sumber daya kelautan, dan dinamika iklim dunia.

Arif menilai potensi besar tersebut harus didukung oleh kapasitas riset yang memadai agar dapat menjadi keunggulan nasional.

Arif menyampaikan, "Data dan informasi yang dihasilkan kapal riset modern sangat penting untuk mendukung penyusunan kebijakan maritim, pengelolaan sumber daya alam, pelindungan lingkungan, hingga pengembangan teknologi kelautan."

Proyek KRisNa merupakan tindak lanjut dari komitmen kerja sama Pemerintah Indonesia dan AFD yang telah disepakati sejak 2021.

Dalam proyek tersebut akan dibangun dua unit kapal riset modern untuk mendukung berbagai kebutuhan penelitian kelautan.

Kapal pertama merupakan kapal riset penjelajah samudera yang memiliki kemampuan melakukan riset laut dalam.

Kapal kedua adalah kapal riset penjelajah pesisir yang dirancang untuk mendukung penelitian di wilayah pantai dan perairan dangkal.

Armada kapal riset baru tersebut akan menjadi infrastruktur strategis nasional sekaligus diproyeksikan menjadi tulang punggung riset dan inovasi kelautan Indonesia.

Pemanfaatan armada itu diarahkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang inklusif dan berkelanjutan serta menunjang prioritas nasional di bidang energi, pangan, dan kemaritiman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wall Street Ditutup Bervariasi Jelang Pertemuan The Fed
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Sejarah Baru! Utang RI dalam Yuan China Cetak Rekor
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Zodiak yang Paling Boros dan Sulit Menabung
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kisah dan Kekuatan Hirara Terungkap, Hero Baru Mobile Legends yang Siap Menguasai Land of Dawn
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Istana Ungkap Alasan Prabowo Absen di KTT Rusia-ASEAN di Kazan
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.