Mengenang Bertje Matulapelwa, Legenda Ambon yang Mengukir Momen Emas Bersejarah Timnas Indonesia

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dalam perjalanan panjang sepak bola Indonesia, ada momen-momen yang tidak hanya dikenang karena hasil akhir, tetapi juga karena kisah di baliknya yang penuh perjuangan, strategi, dan keberanian. Salah satu cerita paling bersejarah itu datang dari era 1980-an, ketika Timnas Indonesia akhirnya berhasil mengangkat medali emas di ajang sepak bola SEA Games 1987. 

Di balik pencapaian tersebut, ada sosok pelatih lokal yang namanya terus dikenang hingga hari ini. Dia adalah Bertje Matulapelwa.

Baca Juga :
Masih Ingat Andri Syahputra yang Pernah Tolak Mentah-mentah Timnas Indonesia? Begini Kabarnya Sekarang
Tak Hanya Sepak Bola, Erick Thohir Buka Pintu Naturalisasi untuk Semua Cabang Olahraga

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan tonggak sejarah penting karena menjadi emas pertama Indonesia di cabang sepak bola SEA Games. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menegaskan bahwa pelatih lokal juga mampu membawa Garuda berjaya di level internasional.

Sosok Sederhana dari Ambon yang Jadi Legenda

Bertje Matulapelwa atau pemilik nama lengkap Magis Bertje Matulapelwa, lahir di Ambon pada 1 Januari 1941. Ia dikenal sebagai gelandang bertahan saat masih aktif bermain. Karier sepak bolanya dimulai pada era 1960-an, dengan membela dua klub sepanjang kariernya, yaitu Pusparagam dan PSA Ambon.

Meski tidak memiliki perjalanan klub yang panjang sebagai pemain, dedikasinya terhadap sepak bola justru semakin terlihat saat ia beralih menjadi pelatih. Dari situ, namanya perlahan naik hingga dipercaya menangani level tertinggi sepak bola nasional.

Awal Kiprah Bersama Timnas Indonesia

Kiprah Bertje Matulapelwa bersama Timnas Indonesia dimulai pada 1985 ketika PSSI menunjuknya untuk menggantikan trio pelatih sebelumnya. Saat itu, Indonesia tengah berada dalam masa transisi setelah hasil yang belum memuaskan di beberapa turnamen regional.

Pada tahun pertamanya, hasil yang diraih belum maksimal. Indonesia hanya mampu melangkah hingga semifinal SEA Games 1984 dan harus menelan kekalahan telak dari Thailand. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bahan evaluasi bagi Matulapelwa dalam membangun ulang karakter tim.

Titik Balik di Asian Games 1986

Momentum kebangkitan mulai terlihat saat Asian Games 1986 di Seoul. Di bawah asuhan Bertje Matulapelwa, Timnas Indonesia tampil mengejutkan dengan mampu bersaing di fase grup dan bahkan melangkah hingga babak gugur.

Baca Juga :
Kabar Gembira untuk Elkan Baggott, Eks Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer Masuk Bursa Pelatih Ipswich Town
Garuda Calling Piala AFF 2026 Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Coret 17 Bintang Timnas Indonesia
Sumardji Bongkar Alasan Naturalisasi Mitchell dan Luke: Targetnya Piala Dunia 2030

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Ribka Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan dan DTI Tahun 2026
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Tamara Tyasmara Lapor Polisi usai Terima Serangkaian Pesan Teror
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
MK Perintahkan Revisi UU Advokat dalam 2 Tahun, Perbaiki Organisasi Pengacara
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Alumni FH 2001 UMI Rayakan Seperempat Abad Merawat Solidaritas
• 14 jam laluharianfajar
thumb
Menpora Erick Optimistis Todotua Pasaribu Mampu Pimpin Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.