JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menkeu China, Lan Fo’an di Beijing, Rabu (17/6/2026).
Pertemuan itu sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat akses pembiayaan.
Selain itu, perjumpaan menkeu kedua negara itu bertujuan memperluas basis investor serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara-negara mitra strategis.
Purbaya menyatakan kunjungan ke Beijing merupakan bagian dari strategi pembiayaan jangka panjang yang telah direncanakan matang oleh pemerintah.
"Kami datang ke Beijing karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan," kata eks Ketua Dewan Komisioner LPS itu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, sebagaimana dilansir Antara.
Ia mengatakan Indonesia tidak menunggu, tetapi bergerak lebih awal membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan. Langkah itu dilakukan agar pembangunan dapat terus berjalan di tengah berbagai tantangan global.
Baca Juga: Momen Prabowo Kenalkan Menteri Purbaya-Bahlil ke Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier
Menkeu RI yang dilantik pada 8 September 2025 itu menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
Kondisi itu tercermin dari rasio utang pemerintah yang terkendali, defisit anggaran yang berada dalam batas aman, serta pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga.
Ketika fondasi ekonomi kokoh, menurutnya Indonesia memiliki ruang untuk bertindak lebih strategis dan lebih percaya diri.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- menkeu
- purbaya
- purbaya yudhi sadewa
- tiongkok
- menkeu tiongkok
- ekonomi





