Kapal Tanker Iran Keluar dari Zona Blokade AS, TankerTrackers Sebut Ekspor Minyak Mentah Kembali Dimulai

pantau.com
10 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Perusahaan intelijen maritim TankerTrackers melaporkan kapal-kapal tanker pengangkut minyak mentah Iran telah keluar dari zona blokade Amerika Serikat (AS) di kawasan Teluk, menandai ekspor minyak mentah pertama Iran dalam dua bulan terakhir berdasarkan pemantauan yang diumumkan pada Rabu, 17 Juni 2026.

TankerTrackers merupakan perusahaan yang memantau perdagangan minyak mentah global melalui sistem pelacakan maritim dan analisis data pelayaran.

Dua Kapal VLCC Bawa 3,8 Juta Barel Minyak

Laporan tersebut didasarkan pada data Sistem Identifikasi Otomatis (Automatic Identification System/AIS) yang diverifikasi menggunakan citra satelit.

TankerTrackers menyatakan, "Menurut data Sistem Identifikasi Otomatis (Automatic Identification System/AIS) yang kami perkuat kemarin (15 Juni 2026) dengan citra satelit, setidaknya dua kapal tanker super VLCC milik National Iranian Tanker Company (NITC) bernama DIONA (9569695) dan HERO2 (9362073)" telah keluar dari perimeter.

Dua kapal yang disebut dalam laporan tersebut adalah DIONA (9569695) dan HERO2 (9362073).

Kedua kapal tersebut merupakan Very Large Crude Carrier (VLCC) atau kapal tanker minyak mentah berkapasitas sangat besar milik National Iranian Tanker Company (NITC).

Menurut TankerTrackers, kedua kapal itu membawa total sekitar 3,8 juta barel minyak mentah Iran.

Berpotensi Jadi Sorotan Pasar Energi Global

Keluarnya kedua kapal dari area yang disebut sebagai perimeter atau zona blokade menandai dimulainya kembali aktivitas ekspor minyak mentah Iran setelah jeda sekitar dua bulan.

Informasi tersebut berasal dari hasil pemantauan digital dan citra satelit yang digunakan untuk melacak aktivitas pelayaran serta perdagangan minyak di kawasan Teluk.

Perkembangan ini berpotensi menjadi perhatian pasar energi global karena berkaitan dengan arus ekspor minyak Iran, pasokan minyak dunia, dinamika geopolitik di kawasan Teluk dan Timur Tengah, serta kebijakan sanksi dan pembatasan perdagangan yang diterapkan terhadap Iran.

Dalam laporan tersebut, belum dijelaskan secara rinci tujuan akhir pengiriman minyak maupun dampak langsung terhadap pasar minyak internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemiskinan di Aceh dan Akuntabilitas Dana Otsus
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Pemain Kedua Tampil di Enam Piala Dunia
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
IHSG Rawan Koreksi, Analis Rekomendasikan Saham AMRT, TINS, AKRA, JPFA
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mengenal B50, Biodiesel yang Ditargetkan Berlaku 1 Juli 2026
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PLN EPI Dorong UMKM Kutai Kartanegara Naik Kelas Lewat Budidaya Madu Kelulut
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.