Nasib Pilu Ojol di Depok, Dituduh Jambret hingga Dipukul Pakai Palu

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial DF (26) mengalami nasib pilu setelah menjadi korban penganiayaan di Sawangan, Depok, Minggu (14/6/2026).

DF yang saat itu tengah mencari pesanan justru dituduh sebagai pelaku penjambretan oleh seorang pria berinisial MR (38).

Tuduhan tersebut berujung pada aksi kekerasan yang membuat korban mengalami luka di bagian telinga dan mulut.

Korban Diteriaki Jambret

Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika korban sedang mengendarai sepeda motor di sekitar lokasi kejadian.

Tiba-tiba, korban diteriaki sebagai pelaku jambret oleh seseorang yang tidak dikenalnya.

Tak lama kemudian, laju sepeda motor korban dipepet dan dipotong hingga memaksanya berhenti.

"Lalu, tiba-tiba dari arah belakang pelapor diteriaki 'woi lu jambret ya' oleh seseorang yang tidak dikenalnya, kemudian korban dipepet dan dipotong jalannya," kata Hendra dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Pria yang Tuduh Ojol Jambret lalu Pukul Pakai Palu di Depok Ditangkap

Setelah korban berhenti, pelaku langsung mendekat, mendorong tubuh korban, dan menarik kerah bajunya.

Tuduhan Penjambretan Tidak Terbukti

Menurut Hendra, pelaku mengaku sempat melihat korban diduga hendak mengambil telepon genggam milik seorang perempuan.

Namun, polisi memastikan tuduhan terhadap DF sebagai pelaku penjambretan tidak terbukti.

"MR ini mengaku melihat korban yang diduga mengambil ponsel, tapi kan faktanya tidak ada, tidak terbukti," ujar Hendra.

Korban Dipukul Menggunakan Palu

Meski dugaan pencarian tidak terbukti, korban justru menjadi sasaran penganiayaan.

Pelaku diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban hingga menyebabkan luka.

"Untuk korbannya sempat dipukul pakai palu ya. Cuma mengenai mulut dan telinganya saja," kata Hendra.

Baca juga: Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Masih Bermain Tenis dan Restoran Tetap Buka

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Usai kejadian, korban mendapat pertolongan dari warga sekitar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Proses Produksi dan Ekspor Kurma di Perkebunan Madinah Arab Saudi | SAPA SIANG
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Sat Lantas Polres Bogor Bersih-bersih Masjid Al Ishlah
• 15 jam lalurealita.co
thumb
Update Gempa Palu Sulteng: 32 Orang Luka dan 1 Orang Meninggal
• 22 jam lalunarasi.tv
thumb
Minyakita Mahal, Diduga Ada Kebocoran Distribusi
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Dituduh Ancam Bunuh Pengusaha Karaoke, Kadis Perdagangan Semarang Klarifikasi
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.