Pemerintah Siapkan Stimulus Non-Tunai, Ini Penerimanya!

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Pertumbuhan PDB TW-1 Tahun 2026. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan bahwa pemerintah akan memberikan stimulus bagi masyarakat menengah bawah. Adapun, bantuan ini akan diberikan secara non-tunai.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, bantuan akan difokuskan kepada kelompok masyarakat desil 4 ke bawah.


"Stimulus yang kita siapkan untuk kelas menengah ke bawah, desil 4 ke bawah. Ini sedang dipersiapkan," katanya saat ditemui pewarta di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Kamis (18/6/2026).

Baca: RI Bakal Kebanjiran Dana Asing dari Family Office, Ini Kata Airlangga

Airlangga memastikan bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT). Menurut Airlangga, BLT hanya diberikan kepada masyrakat paling miskin. Adapun, kelompok desil 4 adalah kelompok masyarakat hampir atau nyaris miskin.

Masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 4 (kelompok Rentan Miskin) memiliki rentang penghasilan atau pengeluaran sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2,5 juta per bulan.

"Kalau BLT bukan yang di menengah, tetapi yang di bawah," ucapnya.

Sementara itu, Airlangga memaparkan pemerintah juga menyiapkan bantuan stimulus untuk masyarakat menengah akibat kenaikan dari harga BBM Pertamax. Pemerintah akan memberikan bantuan melalui skema lainnya, yaitu program magang.

Baca: Bantuan Lanjutan Bencana Sumatra Tembus Rp 1 T

"Terus kemudian kita siapkan yang untuk kelas menengah ke bawah, desil 4 ke bawah. Nah ini sedang diberlakukan," ujarnya.

"Kelas menengah, salah satu program magang yang kita lagi dorong kembali di bulan Juni," tegas Airlangga.

Pada 2025, pemerintah juga menggulirkan Program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) yang digagas Presiden Prabowo Subianto

Saat itu, BLTS menargetkan 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Adapun, BLTS ini dirancang sebagai dorongan konsumsi khusus untuk periode kuartal IV-2025. Sayangnya, program tersebut tidak berlanjut di 2026.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kejar Ekonomi 6%, Purbaya Bocorkan Paket Stimulus Q2-2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Jatim Belum Hitung Kerugian Ekonomi Akibat Pemadaman Bergilir, Fokus ke Optimalisasi
• 23 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Buruh Sawit Disabilitas di Sumut Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Lapor Komnas HAM
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Iran Konfirmasi Teken Kesepakatan Damai dengan AS
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Firdaus Oiwobo Laporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Polres Tangsel, Ini Alasannya
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Rincian Kesepakatan Damai AS-Iran Terungkap
• 13 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.