Perempuan tunagrahita asal Jombang, Jawa Timur, bernama Choiriyah (47) tewas dibunuh oleh kakak kandungnya sendiri, Suparni (61). Pembunuhan itu dipicu pelaku yang kesal karena menganggap korban selalu mengganggunya.
Kasus ini bermula saat korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat (12/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Suparni awalnya menyebut korban meninggal karena jatuh di kamar mandi sehingga jenazah langsung dimakamkan pada hari yang sama.
Namun, keterangan tersebut belakangan terbantahkan setelah muncul kesaksian warga yang mengungkap dugaan kekerasan terhadap korban sebelum meninggal dunia. Polisi kemudian turun tangan dan melakukan ekshumasi jenazah korban.
"Pada Minggu (14/6), Tim Resmob Polres Jombang menjemput Suparni untuk menjalani pemeriksaan. Di hari yang sama, polisi juga melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah Choiriyah di Makam Islam Dusun Pajaran," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander dilansir detikJatim, Kamis (18/6/2026).
Serangkaian penyelidikan akhirnya mengungkap korban tewas akibat dianiaya secara berulang oleh Suparni. Polisi juga menemukan tongkat sapu yang menjadi barang bukti penganiayaan pelaku terhadap korban.
Pelaku kemudian mengakui perbuatannya terhadap korban. Pelaku berdalih jengkel dan menganggap korban terus mengganggunya.
"Keterangan tersangka (Suparni) memukul korban karana sudah jenggel, menurutnya korban selalu mengganggunya," terang Dimas.
Baca selengkapnya di sini.
(ygs/whn)





