Memorandum Perjanjian Damai AS-Iran Diteken dalam Bahasa Inggris dan Farisi

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah menandatangani memorandum kesepakatan damai untuk mengakhiri perang. Dokumen itu diteken dalam dua bahasa yang berbeda.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan memorandum ditandatangani dalam Bahasa Inggris dan Farisi. Penggunaan dua bahasa itu merupakan permintaan dari pihak Iran.

"Ini mewakili tingkat transparansi tertinggi dalam komunikasi publik kami," kata Esmail dilansir CNN, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Trump dan Presiden Iran Resmi Teken Dokumen Kesepakatan Damai

"Jika teks tersebut hanya ada dalam bahasa Inggris, mungkin akan ada terjemahan yang subjektif atau berbeda," tambahnya.

Baghaei mengatakan teks Farsi dalam dokumen tersebut sesuai dengan versi Bahasa Inggris. Iran menganggap teks perjanjian damai itu sebagai sesuatu yang 'sepenuhnya berwibawa dan sah'.

Respons PM Pakistan

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga telah buka suara usai AS dan Iran telah menandatangani memorandum kesepakatan damai. Pakistan yang memainkan peran penting dalam negosiasi kedua negara tersebut mendukung langkah yang dilakukan AS dan Iran.

"MoU Islamabad akan berlaku segera dan sebagai langkah pertama, Republik Islam Iran akan segera membuka kembali Selat Hormuz dan Amerika Serikat akan segera mencabut blokade angkatan laut," kata Sharif.

Sharif mengatakan negaranya, bersama dengan mediator bersama Qatar, akan menjadi tuan rumah upacara resmi yang dijadwalkan pada hari Jumat (19/6) di Swiss "untuk memperingati peristiwa penting ini dan memulai pembicaraan tingkat teknis."

Baca juga: Video Trump: Akan Jadi Bencana Ekonomi Jika Perang Timur Tengah Berlanjut

"Penandatanganan perjanjian ini di tingkat tertinggi pemerintah masing-masing menunjukkan komitmen kedua belah pihak terhadap penyelesaian konflik secara diplomatik," kata Sharif.

Seperti diketahui, Trump menandatangani nota kesepahaman damai dengan Iran saat makan malam dengan Presiden Prancis Emamanuel Macron di Istana Versailles setelah pertemuan KTT G7 pada Rabu (17/6) malam.

"Baru saja menandatanganinya," kata Trump saat keluar dari istana, dilansir AFP.

Baca juga: Italia Buka Lagi Kedutaan di Teheran Lusa Usai Iran-AS Damai

Terpisah, pemerintah Iran juga mengkonfirmasi telah menandatangani dokumen kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan AS.




(ygs/whn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana: Sebelum Ada MBG, Banyak Siswa Lapar Saat Dengerin Guru Loh...
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Janji Perbaiki MBG-Kopdes, Gibran: Kita Pastikan Setiap Rupiah Bebas dari Korupsi
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Stabilitas Rupiah Jadi Penopang Pemulihan Valuasi Saham Indonesia
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Bahas Evaluasi Haji 2026 hingga Teknologi Mineral Kritis di Hambalang
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Apakah Harga Pertamax akan Turun Saat Harga Minyak Dunia Turun? ESDM: Pasti
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.