Balita Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Maros, Diduga Dipicu Kebocoran Regulator Gas

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAROS – Musibah kebakaran merenggut nyawa seorang balita perempuan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (18/6/2026) dini hari. Korban berinisial CAJ (4) ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah panggung yang dilalap si jago merah di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu.

Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Jirman (45) tersebut diduga dipicu oleh kebocoran regulator tabung gas. Selain menewaskan seorang balita, peristiwa itu juga menyebabkan kerugian material karena rumah beserta satu unit sepeda motor hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros, Jufri Samad, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 01.40 Wita.

“Setelah anggota tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penyiraman dan pendinginan untuk mengendalikan api,” ujar Jufri kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

Mendapat laporan tersebut, Damkarmat Maros segera mengerahkan satu unit armada dari Sektor Tanralili bersama tiga personel menuju lokasi kejadian. Petugas tiba sekitar pukul 02.05 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Meski kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan, rumah panggung milik korban sudah dalam kondisi hangus terbakar.

“Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah panggung milik Jirman hangus terbakar. Selain rumah, satu unit sepeda motor juga ikut terbakar,” jelas Jufri.

Usai proses pemadaman dan pendinginan dilakukan, petugas kemudian menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah yang terbakar.

Korban diketahui merupakan anak perempuan pemilik rumah. Sementara tiga anggota keluarga lainnya berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api.

“Akibat kejadian ini satu orang balita berusia 4 tahun 10 bulan meninggal dunia. Untuk keluarganya berjumlah tiga orang berhasil selamat,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun warga sekitar. Sejumlah warga tampak membantu membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa setelah kebakaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga berasal dari kebocoran regulator tabung gas yang kemudian memicu api dan dengan cepat membesar karena sebagian besar material rumah terbuat dari kayu.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

“Penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran regulator tabung gas,” pungkas Jufri.

Saat ini, aparat terkait masih melakukan pendataan kerugian serta penyelidikan untuk memastikan sumber api yang menyebabkan kebakaran maut tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Fakta IPO Anak Usaha Prodia (PRDL), Incar Dana Rp 62 M Akankah Bagi Dividen?
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemendag Wajibkan Pedagang E-Commerce Punya Nomor Induk Berusaha
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Gandeng RACH, Intip Yuk Summer Series dari Janji Jiwa
• 21 jam laluherstory.co.id
thumb
Rayakan HUT Jakarta ke-499, Pengelola Ragunan Gratiskan Tiket Masuk, Catat Tanggalnya
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Usai Tandatangani MoU, Trump Ancam Bombardir Iran jika Melanggar Kesepakatan
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.