Jejak Perang Badar, Mengenang Titik Balik Perjuangan Islam

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Badar: Salah satu situs bersejarah dalam perjuangan agama Islam adalah Badar. Setiap musim haji, kawasan ini menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi jemaah Indonesia. Mereka datang bukan hanya untuk melihat lokasi bersejarah, tetapi juga mengenang perjuangan dan pengorbanan Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat dalam mempertahankan agama Islam.

Perang Badar merupakan pertempuran besar pertama dalam sejarah Islam. Peristiwa ini terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 Hijriah atau sekitar tahun 624 Masehi, di kawasan Badar yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Kota Madinah.

Peperangan ini berawal setelah kaum Muslim hijrah dari Makkah ke Madinah. Harta benda mereka banyak yang disita oleh kaum Quraisy, sehingga ketegangan antara kedua pihak terus meningkat.

Baca Juga :

Melihat Lebih Dekat Sumur Ghars, Sumber Air yang Dicintai Rasulullah
Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat berencana menghadang kafilah dagang Quraisy yang dipimpin Abu Sufyan. Namun rencana tersebut diketahui, sehingga Quraisy mengerahkan pasukan besar untuk menghadapi kaum Muslim.

Meski hanya berjumlah sekitar 313 orang dengan perlengkapan yang sangat terbatas, pasukan Muslim tetap maju menghadapi lebih dari 1.000 pasukan Quraisy yang memiliki keunggulan jumlah maupun persenjataan.

Nabi Muhammad SAW menerapkan strategi dengan menguasai sumber-sumber air di Badar, memberikan keunggulan taktis dalam pertempuran.

Baca Juga :

Menelusuri Kisah Kehidupan Rasulullah dan Peradaban Islam di Museum As Safiyah
Dalam Alquran, kemenangan di Badar juga dikaitkan dengan pertolongan Allah melalui turunnya para malaikat untuk menguatkan kaum muslim.

Pertempuran berakhir dengan kemenangan kaum Muslim. Sebanyak 14 sahabat gugur sebagai syuhada, sementara dari pihak Quraisy sekitar 70 orang tewas dan 70 lainnya ditawan, termasuk sejumlah tokoh penting Quraisy.

Kemenangan di Badar menjadi titik balik perkembangan Islam. Posisi kaum Muslim di Madinah semakin kuat, pengaruh Quraisy melemah, dan peristiwa ini menjadi awal dari rangkaian sejarah besar yang kemudian berlanjut ke Perang Uhud dan Perang Khandaq.

Baca Juga :

Mengunjungi Museum Biografi Nabi Muhammad SAW
Jemaah haji Indonesia menyebut, dengan mengunjungi Badar mereka bisa merasakan dan mengambil hikmah tentang perjuangan Nabi Muhammad dan sahabat dalam mempertahankan agama Islam.

Hingga kini, Badar tetap menjadi saksi bisu salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjalanan Islam. Bagi jemaah haji, mengunjungi kawasan ini bukan sekadar wisata religi, melainkan sebuah ikhtiar untuk mengenang nilai-nilai keimanan, pengorbanan, persatuan, dan ketaatan yang ditunjukkan Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat dalam menegakkan agama Islam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tanda Seseorang Mudah Bergaul
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
KPK Hentikan Langkah Penyelidikan Sementara Kasus MBG
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kementerian UMKM Tegaskan Pentingnya NIB: Syarat Akses Fasilitas Pemerintah hingga Ekspor
• 19 jam lalumatamata.com
thumb
4 Skenario Nasib IHSG Jelang Pengumuman MSCI, Apakah RI Aman di Emerging Market?
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
HGI Dukung Piala Walikota Surabaya 2026, Perkuat Domino sebagai Olahraga Pikiran Berbasis Komunitas
• 23 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.