Menteri LH bangun sekat kanal di Kuala Kampar untuk mitigasi karhutla

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Pelalawan, Riau (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat membangun sekat kanal di Desa Mendol, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, sebagai langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"(Pembangunan sekat kanal) ini menunjukkan bahwa gerakan bersama untuk menggenangi air dan membuat bendungan untuk membatasi air, itu bagian agar karhutla dapat ditangani," kata Menteri LH Jumhur Hidayat di Pelalawan saat turut membangun kanal bersama warga pada Kamis.

Jumhur menegaskan di berbagai wilayah Tanah Air, memiliki tahan gambut itu fakta, karena jika lahan gambut terus disinari matahari, maka dia berpotensi menjadi panas dan bisa terbakar.

"Bencana lahan terbakar pada dasarnya bencana alami, tetapi kita terus memastikan ada air yang terus menggenangi," ujar dia.

Baca juga: Manggala Agni: Luas karhutla di Riau Januari-Mei capai 15.318 hektare

Pada kesempatan tersebut Menteri LH juga menyempatkan menanam pohon di sekitar aliran kanal sebagai bagian dari pertobatan ekologis.

"Menanam pohon ini menjadi bagian dari pertobatan ekologis sebagai upaya kita untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan agar warga bisa saling hidup berdampingan," paparnya.

Dalam kunjungannya Menteri LH Jumhur didampingi oleh Bupati Pelalawan Zukri Misran, Kapolda Riau Herry Heryawan, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau;, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Upaya kolaboratif dibutuhkan untuk menjaga bersama lingkungan warga agar terhindar dari karhutla dan kekeringan.

Baca juga: Riau kembali dapat tambahan dua helikopter "water bombing" dari BNPB

Penerapan tata kelola air atau water management di daerah gambut menjadi perhatian pemerintah sebagai upaya untuk mencegah karhutla sekaligus menggerakkan perekonomian warga setempat.

Bupati Pelalawan Zukri menegaskan kontribusi warga juga diperlukan guna mengatasi karhutla melalui pembangunan sekat kanal ini.

"Kita tidak boleh hanya mengandalkan pemerintah, mari bekerja sama untuk saling menjaga sekat kanal ini, apa yang ada untuk kesejahteraan warga bersama," tuturnya.

Baca juga: Manggala Agni Jambi-Sumut dikerahkan bantu pemadaman karhutla di Riau


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala Bapanas: Penyerapan hasil peternak unggas dioptimalkan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bisa Ungkap Kamu Orang yang Logis atau Emosional
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemerintah Pastikan MBG Tetap Lanjut, Bakom RI: Tidak Bisa Dihentikan, Kontrak Politik Prabowo
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
• 4 jam lalumatamata.com
thumb
Wali Kota Surabaya Minta Polisi Lanjutkan Penyelidikan Dugaan Kelalaian Proyek Galian Margorejo
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.