PARIS, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Iran seharusnya diizinkan menyimpan sejumlah rudal balistik.
Hal itu diungkapkan Trump, Rabu (17/6/2026), setelah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai dengan Iran.
Menurutnya, tak adil jika Iran tak memiliki beberapa rudal balistiknya.
Baca Juga: Sepakat Berdamai dengan AS, Iran Tegaskan Tetap Cari Keadilan untuk Kejahatan Perang
“Jika negara lain memilikinya, agak tidak adil jika mereka tidak memilikinya,” ucap Trump di Paris, Prancis, dikutip dari The Times of Israel.
“Jika Arab Saudi dan Qatar, dan mereka semua memilikinya, saya akan mengatakan bahwa dalam proporsi relatif, saya pikir tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki rudal balistik juga,” ujarnya.
Menurut Trump, rudal bukanlah masalah bagi dunia, jika dibandingkan senjata nuklir.
“Rudal bukanlah masalahnya. Rudal hanya sedikit merusak lokasi, tetapi tidak meledakkan planet ini (seperti senjata nuklir),” tutur Trump.
Penghancuran program rudal Iran telah menjadi tujuan yang setara dengan tujuan lainnya bagi Israel, saat melancarkan perang bersama AS ke Teheran pada 28 Februari lalu.
Baca Juga: AS dan Iran Resmi Tandatangani MoU untuk Akhiri Perang
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Times of Israel
- donald trump
- as
- iran
- rudal balistik
- nota kesepahaman




