JAKARTA, KOMPAS.TV - Aliansi Perempuan Indonesia mengusung sejumlah tuntutan dalam aksi longmars yang digelar di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).
Humas Aliansi Perempuan Indonesia, Wanda, menyebut setidaknya terdapat tiga tuntutan yang dibawa pihaknya kepada pemerintah.
Salah satunya, mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis atau MBG untuk dilakukan proses evaluasi secara menyeluruh.
"Secara garis besar kita punya tiga poin tuntutan. Yang pertama soal MBG, mengevaluasi MBG akan susah dilaksanakan kalau tidak menghentikan operasionalnya terlebih dahulu," tegas Wanda, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Baca Juga: Bawa Alat Dapur, Aliansi Perempuan Gelar Aksi Long March di Jakarta
"Maka kami menginginkan bahwa evaluasi yang menyeluruh kami mendukunglah, tapi harus dihentikan terlebih dahulu supaya lebih tepat saja dalam proses operasional ke depannya."
Tuntutan kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok yang dinilai memberatkan masyarakat, utamanya kelas menengah ke bawah.
"Hari ini kita di tengah krisis ekonomi, sehingga banyak harga melambung tinggi, harga barang pokok entah minyak, beras, ini menjadi kesulitan sebenarnya bagi masyarakat, terutama menengah ke bawah," tutur Wanda.
"Di tengah kondisi hari ini seharusnya pemerintah lebih fokus terhadap peningkatan ekonomi masyarakat terutama masyarakat bawah," ucapnya.
"Yang kemudian ini harus dikorelasikan dengan bagaimana MBG bisa dihentikan terlebih dahulu dan fokus pada situasi ekonomi hari ini."
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- aliansi perempuan indonesia
- mbg
- harga bahan pokok
- aksi longmars
- demo hari ini
- demo jakarta





