JAKARTA, DISWAY.ID -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026 turun 0,55 persen ke level 6.220,74.
Tekanan terutama datang dari sektor Industrials (-2,52%) serta Transportation & Logistics (-2,37%) yang menjadi pemberat indeks.
Meski sempat menguat di awal perdagangan, pasar saham Indonesia akhirnya berbalik arah di tengah meningkatnya kehati-hatian investor terhadap sejumlah sentimen global.
BACA JUGA:Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Kamis 18 Juni 2026, BMKG Prediksi Terik Seharian!
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, pasar modal sendiri saat ini masih diselimuti ketegangan menjelang rencana penilaian baru dari MSCI.
"Sentimen negatif disebabkan oleh wait and see dari pelaku pasar terkait rencana penilaian terbaru MSCI serta arah suku bunga acuan domestik dan global," tutur Priyambada kepada Disway, pada Kamis, 18 Juni 2026.
Selain itu di sisi lain, candle terakhir IHSG secara teknikal berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic mengindikasikan akan dead cross pada area overbought.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan akan mengalami pelemahan.
BACA JUGA:Krisna Murti Ngaku Terkejut Elza Syarief Mundur dari Tim Kuasa Hukum Sony Sonjaya
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,162 dan resistance pada level 6,264 dengan kecenderungan melemah," ucap Priyambada.
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
INCO - Buy
- Harga masih di atas MA5 dan MA20.
- Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun terlihat adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
Entry : 4,940 - 5,050
Resistance : 5,175 - 5,325
- 1
- 2
- 3
- »





