PKB ke PDIP: Kalau Oposisi Ya Oposisi, Jangan Abu-abu!

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid meminta PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan posisinya di pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. 

"Saya harap (PDIP) mengambil sikap yang tegas saja. Kalau dia oposisi, oposisi. Jangan abu-abu," ucap Jazilul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juni 2026.

Baca Juga :
Wamensesneg Sebut Eksekusi Hotel Sultan Perintah Prabowo: Kita Harus Tarik Aset-aset Pemerintah
Sosok Firdaus Oiwobo, Laporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Usai Kritik MBG, Ternyata Ketua Umum Termul

Jazilul menuturkan, sikap yang tidak jelas dapat menimbulkan kesan membingungkan.

"Karena kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden. Semua program-program sudah ditata dengan baik. Jadi kami harap posisinya jelas, jangan abu-abu," sambungnya.

Dia menuturkan, partai politik (parpol) pendukung pemerintah saat ini tengah bergerak agar semua program Presiden Prabowo berjalan dengan baik dan sesuai target. Kata dia, perlu soliditas untuk menjalankan program-program tersebut.

"Tanpa itu semua tidak bisa jalan. Tapi jangan juga bersikap abu-abu, saya pikir itu," jelas Jazilul.

Jazilul lantas menyoroti pernyataan PDIP sebagai partai penyeimbang di pemerintahan Prabowo. Menurutnya, sikap tersebut belum cukup jelas.

"Belum, belum. Karena selama ini memang apa namanya, ada kesan di sana dan di sini. Belum tegas posisinya. Penyeimbang kayak apa itu tidak paham. Jadi kejadian yang ada menurut saya lebih memastikan posisinya saja supaya kita bisa bergerak secara baik," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah menegaskan partainya tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat
Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

Aksi demonstrasi penolakan MBG itu dipimpin oleh eks Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.

"Dipastikan PDI Perjuangan sesuai dengan perintah ibu ketua umum terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDI Perjuangan baik sebagai kader maupun sebagai anggota," kata Said kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Juni 2026.

"Tegas ingin saya sampaikan. Karena itu bukan cara-cara PDI Perjuangan," sambung Said.

Terkait dengan tudingan Tiyo Ardianto dekat dengan tokoh PDIP, Said mengatakan hal tersebut tidak bisa dijadikan dasar untuk mengaitkan PDIP dengan aksi demonstrasi tersebut.

Baca Juga :
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat-Mahasiswa di Kampus Itu Kemajuan Demokrasi
Prabowo Mendadak Kumpulkan Menteri di Hambalang, Ada Apa?
Bantah BEM Bersatu, Tiyo Ardianto Ungkap Pemilik Mobil Fortuner yang Dipakainya: Bukan Milik Besan Andika Perkasa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bertemu Presiden Prabowo, Timwas DPR Puji Kesuksesan Haji 2026
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Bogor Terkait Kasus Korupsi MBG
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Pentingnya Hadir di Momen Spesial Anak Seperti Nikita Willy yang Berkostum Bunga
• 51 menit lalukumparan.com
thumb
RUU Perkoperasian Mulai Dibahas, Bagaimana Pandangan Pemerintah?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Hasil Piala Dunia 2026: Lini Serang Tumpul, Portugal Ditahan RD Kongo
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.