HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Telkomsel Area Pamasuka memperkuat layanan inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya Teman Tuli, melalui penyediaan layanan ramah disabilitas di GraPARI Plasa Maros, Sulsel. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan akses layanan yang setara bagi seluruh pelanggan.
Layanan tersebut mulai dihadirkan di GraPARI Plasa Maros dan GraPARI Tarakan, Kalimantan Timur, yang menjadi dua dari 19 titik GraPARI ramah Teman Tuli yang tersebar di Indonesia. Program ini merupakan kelanjutan dari layanan pelanggan khusus Teman Tuli yang telah diluncurkan Telkomsel secara nasional sejak September 2023.
General Manager Customer Care and Retention Telkomsel Area Pamasuka, Arief Hidayatus Sefian, mengatakan Telkomsel berkomitmen memastikan seluruh pelanggan, termasuk Teman Tuli, memperoleh pengalaman layanan yang setara, nyaman, dan bermakna.
“Telkomsel ingin memastikan setiap pelanggan, termasuk Teman Tuli, dapat merasakan pengalaman layanan yang setara, nyaman, dan bermakna. Hal ini sejalan dengan semangat Telkomsel untuk Melayani Sepenuh Hati,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Untuk mendukung layanan tersebut, Telkomsel membekali petugas GraPARI dengan kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). Pelatihan dilakukan melalui kolaborasi dengan mitra profesional agar petugas tidak hanya memahami bahasa isyarat, tetapi juga budaya serta cara berinteraksi yang inklusif dengan pelanggan penyandang disabilitas.
Selain peningkatan kompetensi sumber daya manusia, GraPARI juga dilengkapi fasilitas pendukung berupa informasi tertulis yang lebih jelas dan mudah diakses. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan pelanggan Teman Tuli dalam memperoleh layanan yang dibutuhkan.
Melalui layanan tersebut, pelanggan Teman Tuli dapat mengakses berbagai kebutuhan layanan Telkomsel, mulai dari pembelian kartu SIMPATI, penggantian kartu hilang atau rusak, upgrade kartu uSIM 4G/LTE, pendaftaran pelanggan baru Telkomsel Halo, hingga berbagai layanan dan produk lainnya.
Arief menambahkan bahwa Telkomsel ingin menjadikan setiap titik layanan sebagai ruang yang ramah dan terbuka bagi seluruh pelanggan tanpa terkecuali. Menurutnya, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem layanan yang semakin inklusif, khususnya di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka).
“Dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi layanan yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh pelanggan di Indonesia,” ucapnya. (edo)





