Pertamina Tegaskan Harga Pertamax Mengacu Mekanisme Pasar dan Formula Pemerintah

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
DKI Jakarta: Pertamina Patra Niaga menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax series, ditetapkan berdasarkan mekanisme pasar dan formula yang telah ditentukan pemerintah.
 
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan harga jual Pertamax disesuaikan dengan perkembangan kondisi pasar dan berbagai faktor ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi.
 
“BBM nonsubsidi seperti Pertamax series merupakan produk yang harga jualnya disesuaikan dengan perkembangan kondisi pasar dan faktor-faktor ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA.

Menurut Roberth, mekanisme penetapan harga tersebut sejalan dengan penjelasan pemerintah yang menyatakan Pertamax merupakan BBM nonsubsidi yang harga jualnya mengikuti perkembangan parameter pasar sesuai formula yang berlaku. Baca Juga:
Cek Daftar Harga Mobil PHEV per Juni 2026
Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap ditetapkan pemerintah dan tidak mengalami perubahan. Roberth menambahkan, evaluasi harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan parameter ekonomi dan kondisi pasar.
 
“Pada prinsipnya, harga BBM nonsubsidi dilakukan evaluasi secara berkala setiap bulan sesuai perkembangan parameter keekonomian. Namun demikian, implementasinya tetap memperhatikan kebijakan yang ditetapkan pemerintah,” kata Roberth.
 
Di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat dinamika geopolitik global, pemerintah disebut tetap menjaga stabilitas harga Pertamax series agar tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
 
Adapun penyesuaian harga Pertamax pada Juni 2025 mempertimbangkan pergerakan harga pasar internasional sekaligus memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat di dalam negeri. Pertamina menyebut penyesuaian harga yang dilakukan hanya sebesar 50 persen dari selisih harga pasar. Baca Juga:
Intip Diskon Motor Listrik Honda di PRJ 2026
Selain itu, harga Pertamax juga diklaim masih lebih kompetitif dibandingkan BBM sejenis di sejumlah negara ASEAN, sehingga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat dan mendukung perekonomian nasional.
 
“Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah sekaligus menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk memperoleh informasi dari kanal resmi pemerintah dan Pertamina yaitu Pertamina Customer Solution 135 agar mendapatkan informasi yang utuh dan akurat,” ujar Roberth.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bongkar Aliran 1 Juta Dolar AS di Kasus Haji, KPK Telaah Keterangan Eks Stafsus Yaqut untuk Panggil Pansus DPR
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Pekan Kedua Juni Berpotensi Konsolidasi Setelah Reli Tajam
• 14 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jalur Pelayaran Langsung Wuhan-RI Perkuat Konektivitas Tiongkok Tengah & RI
• 8 jam laludetik.com
thumb
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Bogor
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
HUT ke-99 Persebaya, Manajemen dan Pemain Ziarah ke Makam Pendiri untuk Jaga Semangat Sejarah Klub
• 6 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.