Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap telah mengamankan 69 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan eksekusi eks Hotel Sultan pada hari ini, Kamis (18/6/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto menjelaskan bahwa puluhan orang yang diamankan tersebut diduga dimobilisasi langsung oleh pihak tereksekusi dalam hal ini PT Indobuildco yang terafiliasi Pontjo Sutowo.
“Sementara ini yang diamankan adalah 69 orang dan ini bukan karyawan dari eks Hotel Sultan. Jadi mereka adalah massa yang dimobilisasi untuk mencoba menghalang-halangi proses penyitaan aset,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Senayan, Kamis (18/6/2026).
Budi melaporkan secara keseluruhan, massa yang diduga dimobilisasi untuk berjaga di area Hotel Sultan mencapai 500 orang.
Pada saat yang sama, Budi juga mengungkap bahwa terdapat sejumlah pengunjung yang juga telah diposisikan untuk tetap tinggal atau bermalam di Hotel Sultan maupun The Sultan Residence.
“Kami jelaskan juga, orang yang menghuni itu adalah orang yang dikondisikan untuk tetap menginap dari beberapa hari yang lalu. Karena, proses eksekusi ini sebenarnya sudah disosialisasikan sejak beberapa waktu lalu,” pungkasnya.
Untuk diketahui sebelumnya, eksekusi Eks Hotel Sultan pada hari ini dilaksanakan oleh sebanyak 3.161 personel gabungan TNI-Polri dan unsur terkait dikerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Kesiapan pengamanan diawali dengan apel dan Tactical Wall Game (TWG) di Plaza Timur Senayan, sejak Rabu (17/6/2026) sore.
Adapun, pelaksanaan eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB dan rampung pada pukul 12.00 WIB.





