JAKARTA, DISWAY.ID - Eksekusi Hotel Sultan hari ini Kamis, 18 Juni 2026 berakhir ricuh.
Kericuhan eksekusi bekas lahan Hotel Sultan di Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) membuat sosok pemilik menjadi sorotan.
Dilansir laman resminya, Hotel Sultan berlokasi di Jalan Gatot Subroto, RT 2/RW 1, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dikelola oleh PT Indobuildco dan dipimpin oleh Pontjo Sutowo sebagai Direktur Utama.
Saat ini eksekusi lahan Hotel Sultan Jakarta dilakukan setelah kasus sengketa yang berjalan selama kurang lebih 26 tahun.
Sengketa ini melibatkan Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) dan PT Indobuildco.
BACA JUGA:Massa yang Diamankan Eksekusi Eks Hotel Sultan Tembus Ratusan Orang
Sebanyak 3.161 personel gabungan dikerahkan oleh TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk pengamanan.
"Untuk pengamanan eksekusi eks Hotel Sultan, jumlah pam 3.161 personel," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangannya.
Sosok Pemilik Hotel SultanBerdasarkan laman resminya dan GBK, Hotel Sultan Jakarta merupakan tempat penginapan bintang lima di komplek Gelora Bung Karno.
Hotel yang terletak di jantung kota Jakarta memiliki 694 kamar dengan akses Lounge eksklusif serta dekat ke berbagai pusat perbelanjaan, seperti Senayan City, Grand Indonesia, hingga Plaza Indonesia.
BACA JUGA:Eksekusi Lahan Blok 15 Eks Hotel Sultan Ricuh, 29 Petugas Gabungan Terluka dan 69 Orang Diamankan
Hotel Sultan Jakarta dikelola oleh PT Indobuildco dengan Direktur Utama Pontjo Sutowo.
Pontjo Sutowo merupakan putra dari Ibnu Sutowo, Direktur Pertamina era Orde Baru yang lahir pada 17 Agustus 1950.
Sosok Pontjo Sutowo memulai dunia bisnisnya membangun perusahaan pembuatan kapal, PT Adiguna Shipyard pada tahun 190 dengan menjabat sebagai direktur utama.
Bisnis yang dijalaninya berasal dari modal yang diberikan oleh sang ayah.
- 1
- 2
- 3
- »





