JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) mendukung pemerintah melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dukungan tersebut merupakan satu dari delapan poin aspirasi dari GAPEMBI terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.
"Delapan atau asta aspirasi tersebut adalah, satu, komitmen tegak lurus mendukung keberlanjutan program MBG," ujar Ketua DPP GAPEMBI, Alven Stony dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube Kompas TV, Kamis (18/6/2026).
Baca juga: MBG dan Ujian Negara Investasi
Kedua, GAPEMBI siap menjadi pelaku dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berstandar tinggi.
Ketiga, GAPEMBI berkomitmen penuh terhadap efisiensi anggaran yang dilakukan dalam program MBG.
"Empat, desakan pengkajian ulang kebijakan moratorium dan dampak sistemik, baik kepada mitra, relawan, UMKM, dan stakeholder yang lain," ujar Alven.
Kelima, GAPEMBI menuntut jaminan jangka panjang bagi mitra dan yayasan program MBG. Keenam, penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kapasitas dan kompetensi.
Baca juga: Wapres Gibran: Pemerintah Berkomitmen Perbaiki Tata Kelola MBG
Ketujuh, menolak Surat Edaran (SE) Nomor Tahun 2026 terkait program MBG ditiadakan selama periode hari libur sekolah.
"Yang bertentangan dengan SK Kepala Badan Gizi Nasional atas Juknis (petunjuk teknis) Nomor 401.1 tanggal 29 Desember Tahun 2025," ujar Alven.
"Dan bertentangan dengan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara mitra dan BGN," sambungnya menegaskan.
Baca juga: Istana: Sebelum Ada MBG, Banyak Siswa Lapar Saat Dengerin Guru Loh...
Terakhir, GAPEMBI mendorong kolaborasi positif antara BGN dengan mitra SPPG. Karena setiap keputusan yang diambil BGN selalu dengan cara intervensi tanpa meminta pertimbangan dari pihak terkait dan mitra.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang