Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2, Ini Spesifikasinya

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Ducati Indonesia secara resmi meluncurkan DesertX V2 untuk pasar Indonesia, Kamis, 18 Januari 2026 di showroom baru yang berlokasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
 
Sebelumnya model ini sudah lebih dulu diperkenalkan secara global pada ajang Ducati World Premiere 2026 yang berlangsung di Bologna pada Februari lalu. 
 
Sebagai generasi kedua dari motor adventure enduro Ducati, DesertX V2 hadir dengan pembaruan menyeluruh, mulai dari penggunaan mesin V2 terbaru hingga rangka monokok yang sepenuhnya didesain ulang. 

DesertX V2 dibekali suspensi baru dengan performa yang disempurnakan serta paket elektronik yang lengkap dan canggih, termasuk berbagai mode berkendara yang dirancang khusus untuk penggunaan off-road, memungkinkan pengendara dari berbagai level kemampuan untuk mengembangkan teknik berkendara layaknya seorang profesional.
 
"Kehadiran DesertX V2 di Indonesia merupakan bagian dari strategi bisnis Ducati Indonesia untuk terus menghadirkan produk-produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan para Ducatisti di Indonesia. Bersamaan dengan itu, kami juga memperkenalkan fasilitas baru yang lebih representatif sebagai bagian dari strategi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kepuasan pelanggan, serta pengalaman premium yang menjadi ciri khas Ducati,” ujar COO Ducati Indonesia, Eja Donalsha.
  Dikembangkan dari kompetisi enduro rally
Generasi kedua DesertX dikembangkan dari kompetisi di medan paling menantang, termasuk ajang enduro Erzbergrodeo di Austria, Rally of Albania, rally Transanatolia, serta 1.500 kilometer gurun dalam NORRA Mexican 1000 Rally.

Baca Juga :

Ducati Hypermotard 698 Mono Nera Disuntik Teknologi MotoGP
Hasilnya adalah sepeda motor yang didesain ulang dari nol, dengan desain yang khas, mudah dikendarai untuk penggunaan sehari-hari, serta menyenangkan baik di jalan raya maupun di medan off-road.
 
Motor ini mengusung mesin Ducati V2 890 cm3 terbaru yakni mesin dua silinder paling ringan dengan empat katup per silinder. Berkat sistem IVT (Variable Intake Valve Timing), mesin ini menghasilkan tenaga besar di seluruh rentang dan respons optimal.
 
Tenaga yang dihasilkan mencapai 110 hp dan torsi maksimumnya mencapai 92 Nm, dengan kurva yang lebih stabil dibandingkan model sebelumnya: 70% dari nilai maksimum sudah tersedia pada 3.000 rpm.
Rangka monokok dan suspensi balap
Rangka monokok DesertX memberikan akses mudah ke komponen mesin, mempermudah perawatan dan menekan biaya pemeliharaan. Sementara itu, lengan ayun aluminium dikembangkan khusus untuk menjamin kekuatan yang diperlukan untuk menaklukkan berbagai rintangan.
 
Sistem pengereman menggunakan Brembo, dengan kaliper monobloc M4.32, cakram baru 305 mm, kampas khusus, dan pompa aksial dengan tuas yang dirancang ulang, memberikan pengendara modulasi lebih baik saat off-road dan sensasi tuas yang lebih nyaman, sekaligus mempertahankan daya pengereman optimal untuk penggunaan di jalan raya. 
 
Roda depan dengan jari-jari 21 inci dan roda belakang 18 inci dipasangi ban Pirelli Scorpion Rally Street berukuran 90/90 dan 150/70, mendukung penggunaan offroad dan onroad.
 
Posisi berkendara dirancang khusus, sesuai dengan karakter motor off-road sejati dengan stang lebar, ruang di antara kaki sempit, ringan, dan responsif. Segitiga ergonomis baru menghasilkan posisi duduk yang lebih tegak, sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara di jalan raya sekaligus pengendalian motor saat off-road. 
  Paket elektronik canggih
Ducati DesertX terbaru dilengkapi dengan paket elektronik generasi terbaru berbasis platform inersia 6-sumbu dan dikembangkan khusus untuk penggunaan off-road. 
 
Sistem ini mendeteksi roll (gerakan miring saat di tikungan), pitch (gerakan naik dan turun saat melompat), dan yaw (gerakan berputar) secara real time, sehingga memungkinkan intervensi yang cepat, presisi, dan terkalibrasi pada seluruh sistem kontrol, seperti Cornering ABS, Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), dan Engine Brake Control (EBC). 
 
Masing-masing sistem dapat diatur ke berbagai tingkat intervensi, sehingga pengaturan dapat disesuaikan dengan berbagai situasi, baik untuk memaksimalkan performa saat berkendara sporty di jalan raya maupun off-road, ataupun untuk meningkatkan stabilitas dan keselamatan saat touring.
 
Setiap sistem kontrol elektronik menawarkan enam Mode Berkendara antara lain Sport, Touring, Urban, Wet, dan dua mode yang dirancang untuk penggunaan off-road yakni Enduro dan Rally yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
 
Semua informasi ditampilkan pada dasbor TFT 5 inchi dengan resolusi 800 x 480 dan dua lubang USB sebagai standar. Tiga mode tampilan, yaitu Road, Road Pro, dan Rally, masing-masing dengan pergantian otomatis dari tampilan siang ke malam.
 
Pada mode Road dan Road Pro, tampilan menyoroti informasi terpenting untuk berkendara di jalan, sedangkan pada mode Rally, tampilan berubah menjadi alat navigasi sejati yang dilengkapi dengan pengukur perjalanan.
 
DesertX memiliki empat tingkat Cornering ABS. Tingkat 1 dan 2 dirancang untuk penggunaan off-road tertentu, dengan tingkat 1 ditujukan untuk pengendara yang lebih mahir dan tingkat 2 untuk pengendara yang kurang berpengalaman. 
 
Tingkat 3 dan 4 dioptimalkan untuk berkendara di jalan raya, menawarkan keselamatan maksimal. ABS dapat dinonaktifkan untuk penggunaan off-road, hanya pada mode berkendara Enduro dan Rally.
 
Ducati Quick Shift 2.0 baru membuat pergantian gigi lebih cepat dan presisi, serta tanpa sensor eksternal, sehingga lebih terlindungi dari benturan, lumpur, dan debu. 
 
Berkat elektronik canggih ini, DesertX menyenangkan dan aman dikendarai di jalan raya, serta mumpuni di medan off-road, menawarkan pengalaman berkendara yang lebih modern dan performa yang jauh lebih unggul dibandingkan model sebelumnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isi Perjanjian Damai AS-Iran, Ada 14 Poin
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
2.843 Lowongan Kerja Padat Karya DKI Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Daftar
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Menkum Supratman Akan Bangun Sekolah Rakyat Tanpa APBN dan Serahkan Pengelolaannya ke Kemensos
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Bukit Muria Jaya dan iForte Energi Bangun PLTS Atap 5,5 MWp
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Pelatih Roberto Martinez Akui Portugal Kehilangan Variasi Serangan Saat Ditahan Imbang Kongo
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.