Ada Pemutihan Denda Pajak Daerah di Bandung Barat, PHRI Beri Catatan Ini

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) menanggapi adanya pemutihan atau penghapusan sanksi administratif pajak daerah dari Pemkab Bandung Barat. Penghapusan itu berlaku juga untuk bidang pariwisata seperti jasa perhotelan dan hiburan yang masuk jenis pajak barang dan jasa tertentu (PBJT).

Program penghapusan sanksi administrasi pajak daerah sebagai hadiah bagi masyarakat dalam menyambut hari jadinya ke-19 itu berlaku mulai 9 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan ditujukan untuk mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Melalui program penghapusan denda pajak tersebut, masyarakat cukup membayar pokok pajak tanpa dikenakan denda, bunga, dan kenaikan.

Baca Juga
  • SPMB SD-SMP Negeri di Bandung Barat Segera Dibuka, Catat Tanggal, Cara Daftar & Hingga Daya Tampung
  • Ono Surono Harap Pengelola Baru Bandung Zoo Pertahankan Karyawan dan Konservasi Satwa
  • Ada Pemutihan Denda Pajak Daerah di Bandung Barat, Catat Jenis Pajak dan Jadwal Berlakunya

"Kalau pemerintah ada program itu (pemutihan denda) kami mengapresiasi, berarti kan ada perhatian pemerintah terhadap masyarakat dan pengusaha. Jadi kalau penghapusan denda itu sangat membantu" kata Ketua PHRI Kabupaten Bandung Barat, Eko Suprianto saat dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Namun menurut Eko, penghapusan sanksi denda administrasi pajak daerah ini harus diikuti dengan pembinaan berkelanjutan untuk mengetahui kondisi sebenarnya wajib pajak di sektor usaha pariwisata. Sebab menurutnya, secara umum sektor bisnis pariwisata khususnya di kawasan Lembang saat ini sedang lesu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia mencontohkan, di sektor perhotelan, di mana tingkat keterisian atau okupansi periode Januari sampai Mei tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu di periode yang sama. Begitupun untuk hiburan hingga makanan dan minuman (restoran dan kafe).

"Kalaus secara umum saya lihat pasarnya lesu, secara umum kawasan Lembang mengalami penurunan. Lalu lintas saja kan lengang enggak seperti dulu. (Untuk perhotelan) ada penurunan kurang lebih 7 persen, tahun lalu Januari sampai Mei 48 persen, sekarang 41 persen penginapan saja," ungkap Eko.

Kondisi ini, kata Eko, akan berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak daerah di bidang pariwisata di Kabupaten Bandung Barat. Sebab, pembayaran pajak khusus perhotelan bersifat self assesment yang bergantung terhadap omzet yang dihasilkan.

"Pasti berdampak terhadap pajak. Kalau tempat saya sebagai wajib pajak, ada penurunan pajaknya (karena okupansi turun). Kan harus ada pembinaan dan support dari pemerintah," pungkas Eko.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selat Hormuz Dibuka, tapi Jangan Senang Dulu
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sempat Kena Ban FIFA, Striker Naturalisasi Ini Berpeluang Jadi Mesin Gol Baru Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Kejar Perpanjangan IUPK, Freeport Ajukan Draf Divestasi Saham ke Pemerintah
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Wanita di Bandung Disekap-Dianiaya, Penjaga Kos Sempat Diancam Terduga Pelaku
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
10 Pemain dengan Rating Tertinggi di Piala Dunia 2026, Lionel Messi Memimpin, Kiper 40 Tahun Ini Nyaris Menyalipnya
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.