BGN: Selama Libur Sekolah, Distribusi MBG Disetop

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi makan bergizi gratis (MBG) selama masa libur sekolah periode 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan bahwa kebijakan tersebut mampu menghemat anggaran hingga lebih dari Rp 3 Triliun.

BACA JUGA:Mentan Pastikan Stok Beras 5,2 Juta Ton, Aman hingga April 2027

Agustina bilanh, penghentian sementara program tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) pada periode hari libur.

"Pada tanggal 17 Juni 2026, BGN menerbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian operasional SPPG pada saat periode hari libur dalam rangka penyelenggaraan program MBG pada tahun anggaran 2026," ujar Agustina di Kantor BGN, Kamis, 18 Juni 2026.

Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil untuk optimalisasi tata kelola operasional, efisiensi sumber daya, serta standarisasi prlaksanaan program MBG.

Tak hanya itu, momentum libur sekolah juga dimanfaatkan BGN untuk melakukan penataan ulang progam MBG pada SPPG.

BACA JUGA:Merapat! Gerakan 1.448.000 Titik Verifikasi Arah Kiblat Digelar 15-16 Juli, Daftar di sini!

"Kebetulan kan memang libur sekolah ya secara formal dan kementerian pendidikan menetapkan liburan sekolah 22 Juni hingga 13 Juli 2026. Waktu di periode yang dulu itu di hari Ramadan, di saat libur pun ada sistem pemberian MBG sistem bundling-lah dan sebagainya ya," tuturnya.

"Kami BGN ingin melakukan tata kelola kembali, penataan kembali sehingga mengambil momentum liburan sekolah ini," sambung dia.

Dalam aturan terbaru itu, seluruh SPPG yang tidak beroperasi selama masa penghentian distribusi MBG juga tidak akan menerima insentif operasional.

Sebelumnya, setiap SPPG mendapatkan insentif sebesar Rp 6 juta/hari. Menurut dia, langkah tersebut menghasilkan penghematan anggaran yanh cukup signifikan.

BACA JUGA:Mau Dijadikan Apa Hotel Sultan Setelah Dieksekusi? Ini Kata Setneg

"Kalau kita melihat angka jumlah SPPG yang telah beroperasi 27.820 dikalikan dengan insentif per hari itu selama 18 hari, maka kita sudah bisa melakukan efisiensi insentif SPPG itu sebesar 3 triliun 4 miliar 560 juta. Lumayan angkanya ya," ucapnya.

Selain melakukan efisiensi operasional, BGN juga mulai menata ulang sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, Pasar Cermati Sikap Hawkish The Fed & Hasil RDG BI
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Penelitian Terbaru Ungkap Fakta : Alam Semesta Melaju Mengembang Semakin Cepat
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Momen Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km untuk Melamar Kerja
• 9 jam laludetik.com
thumb
Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.863 per Dolar AS Jelang Pengumuman BI Rate dan Kesepakatan Damai Iran-AS
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Lansia di Serang Simpan Jasad Suami hingga Membusuk
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.