Bisnis.com, JAKARTA — CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagara Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani, merespons singkat isu rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di PT PLN (Persero) saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (18/6/2026).
Saat ditanya mengenai kabar RUPSLB PLN yang disebut-sebut akan digelar dalam waktu dekat, Rosan membenarkan adanya agenda tersebut, tetapi belum dapat memastikan jadwal pelaksanaannya.
"Rencananya [ada RUPSLB PLN]," ujar Rosan.
Ketika didalami apakah agenda tersebut akan berlangsung pada malam hari atau baru digelar esok hari, Rosan belum dapat mengonfirmasi.
"Saya baru saja keluar [rapat dengan Presiden] nih, nanti, ntar kita cek," katanya.
Rosan juga tidak memberikan jawaban saat ditanya mengenai isu perombakan direksi perusahaan pelat merah tersebut. Beredar kabar mengenai pergantian Direktur Utama PLN, termasuk kemungkinan pencopotan Dirut PLN saat ini, Darmawan Prasodjo.
Baca Juga
- Kementerian ESDM Kaji Potensi Revisi Harga Batu Bara DMO untuk PLN
- PLN Butuh 154 Juta Ton Batu Bara, Baru 134 Juta Ton yang Terkontrak
- Pemadaman Listrik PLN di Pulau Jawa Rugikan Pelaku Usaha Konveksi
Sementara itu, saat ditanya apakah sudah ada nama-nama calon direktur utama baru yang akan menggantikan posisi tersebut, Rosan memilih tidak memberikan tanggapan.
Mengutip laman resmi PLN, Kamis (18/6/2026), terdapat 11 nama yang saat ini mengisi jabatan sebagai dewan direksi PLN. Posisi Dirut PLN saat ini tercatat masih dijabat oleh Darmawan Prasodjo.
Berikut daftar lengkap Dewan Direksi & Dewan Komisaris PLN: Dewan Direksi- Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
- Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis: Hartanto Wibowo
- Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan: Suroso Isnandar
- Direktur Manajemen Pembangkitan: Rizal Calvary Marimbo
- Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem: Edwin Nugraha Putra
- Direktur Distribusi: Arsyadany Ghana Akmalaputri
- Direktur Retail dan Niaga: Adi Priyanto
- Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan: E. Haryadi
- Direktur Keuangan: Sinthya Roesly
- Direktur Legal dan Manajemen Human Capital: Yusuf Didi Setiarto
- Direktur Manajemen Risiko: Adi Lumakso
- Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Burhanuddin Abdullah
- Wakil Komisaris Utama: Suahasil Nazara
- Komisaris: Aminuddin Ma'ruf
- Komisaris: Ahmad Erani Yustika
- Komisaris: Jisman Parada Hutajulu
- Komisaris: Bambang Eko Suhariyanto
- Komisaris Independen: Yazid Fanani
- Komisaris Independen: Mutanto Juwono
- Komisaris Independen: Andi Arief
- Komisaris Independen: Ali Masykur Musa





