HARIAN.FAJAR.CO.ID,FLORIDA—Cristiano Ronaldo telah menyatakan bahwa ia tidak akan gantung sepatu sampai mencapai 1.000 gol sepanjang kariernya.
Pemain berusia 41 tahun ini saat ini telah mencetak 973 gol tetapi tidak mampu menambah jumlah golnya saat Portugal bermain imbang 1-1 dengan DR Congo di pertandingan pertama Piala Dunia mereka.
Legenda Manchester United ini belum mencetak gol dalam 10 penampilan internasional terakhirnya, meskipun ia terus memberikan kontribusi di level klub bersama Al-Nassr.
Ronaldo mencetak 30 gol dalam 37 pertandingan di semua kompetisi musim ini dan menyatakan keinginannya untuk mencapai tonggak sejarah tersebut pada Desember lalu.
Setelah diakui sebagai Pemain Terbaik Timur Tengah di Globe Soccer Awards, ia dikutip dari MEN berkata: “Sulit untuk terus bermain, tetapi saya termotivasi.”
“Semangat saya tinggi dan saya ingin terus bermain. Tidak masalah di mana saya bermain, baik di Timur Tengah maupun Eropa,” lanjutnya.
Ia menegaskan masih menikmati permainan. “Saya selalu menikmati bermain sepak bola dan saya ingin terus bermain. Kalian tahu apa tujuan saya. Saya ingin memenangkan trofi dan saya ingin mencapai angka [1.000 gol] yang kalian semua tahu. Saya pasti akan mencapai angka itu, jika tidak cedera,” tegasnya.
Ronaldo menjadi pemain kedua, setelah Lionel Messi sebelumnya pada hari itu, yang tampil dalam kompetisi Piala Dunia keenam yang memecahkan rekor. Tetapi tidak seperti Messi, yang mencetak hat-trick melawan Aljazair, ia mendapat kritik keras.
Penampilannya yang mengecewakan, yang membuatnya menyia-nyiakan dua peluang untuk mencetak gol, dikecam oleh Thierry Henry.
Legenda Prancis itu menuduh Ronaldo memprioritaskan keinginan pribadinya untuk mencetak gol daripada kebutuhan tim Portugal.
Berbicara di Fox Sports, Henry menyoroti keputusan spesifik dari Ronaldo yang menggagalkan peluang mudah Bruno Fernandes untuk mencetak gol.
“Tim perlu mencetak gol, bukan Anda yang perlu mencetak gol. Karena dia ingin mencetak gol, dia menghalangi jalan Bruno Fernandes. Jika dia masuk ke kotak enam yard, Anda pernah berada dalam situasi itu, Alexi [Lalas, sesama komentator], Anda pasti harus mengikutinya. Kemudian itu akan menjadi gol mudah bagi Bruno Fernandes,” ujarnya.
Menunjuk pada momen lain selama pertandingan, ia menambahkan: “Karena dia ingin mencetak gol, dia bergerak ke arah umpan balik. Anda melihat kedua pemain dan lebih mudah bagi Anda untuk bertahan. Dan itulah pendapat saya, tim yang perlu mencetak gol, bukan Anda.”
Portugal akan menghadapi Uzbekistan pada hari Selasa sebelum pertandingan penentu grup yang sulit melawan pemimpin klasemen sementara Kolombia pada 28 Juni. (amr)





