JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi perampokan terjadi di sebuah rumah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026). Dalam peristiwa tersebut, seorang penghuni rumah mengalami luka serius.
Agus, bukan nama sebenarnya, warga sekitar, mengatakan peristiwa itu terjadi pada siang hari. Saat kejadian, sejumlah warga sempat mendengar teriakan dari dalam rumah.
"Iya warga ada dengar dari dalam ada orang teriak, kayak orang lagi argumen, terus teriak minta tolong," ujar Agus saat ditemui di sekitar lokasi, Kamis (18/6/2026).
Namun, menurut Agus, warga tidak langsung memeriksa kondisi di dalam rumah. Mereka baru mengetahui telah terjadi perampokan beberapa jam kemudian.
"Tapi pas minta tolong nggak ada, nggak ada respon dari warga, warga kan pada tutup rumahnya," kata Agus.
Baca juga: Perampokan di Menteng Jakpus, Pria Disekap dan Ditusuk 7 Kali, Emas 500 Gram Raib
Ia menuturkan, kasus tersebut baru ramai diketahui pada Selasa sore. Saat itu, ketua keamanan lingkungan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, petugas bersama ambulans datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi korban.
"Iya satu orang luka di muka kalau tidak salah, korban yang ada di rumah itu," ujar Agus.
Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Kamis malam, rumah yang menjadi lokasi perampokan tampak tertutup rapat.
Pagar rumah dalam kondisi terkunci dan lampu teras tidak dinyalakan.
Di halaman rumah terlihat sebuah sepeda dan sepeda motor masih terparkir. Sementara itu, lampu di lantai dua rumah tampak menyala.
Garis polisi berwarna kuning juga masih terpasang di pagar rumah yang cukup tinggi.
Adapun kondisi jalan di sekitar lokasi terpantau relatif sepi. Hanya beberapa warga terlihat melintas usai beraktivitas pada malam hari.
Baca juga: Ngaku Bisa Buka Aura, Pria di Jakbar Curi Perhiasan Lansia Rp 33 Juta
Polisi Pastikan Korban Alami Luka Tusuk, Pelaku Masih DiburuKapolsek Menteng AKBP Braiel Rondonuwu mengatakan, polisi masih memburu pelaku perampokan yang diduga membawa kabur emas seberat 500 gram dari rumah rekan kerja korban.
"Saat ini dalam proses penyelidikan dan penyidikan dibantu oleh Sat Reskrim dan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat," kata Braiel, Kamis (18/6/2026).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Robi Saputra mengungkapkan korban berinisial M mengalami tujuh luka tusuk di sejumlah bagian tubuh hingga sempat menjalani perawatan dalam kondisi kritis.
"Ada tujuh luka tusukan. Di leher, punggung," ujar Robi.
Berdasarkan keterangan saksi, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku. Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
"Kalau kesaksian awal dari saksi, itu dua orang (pelaku). Tapi kami masih mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lainnya," kata Robi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




