REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang mengira keadilan adalah puncak akhlak dalam Islam. Namun, menurut Buya Hamka, ada satu tingkatan yang lebih tinggi, yaitu ihsan.
Dalam Tafsir Al-Azhar, ulama besar Indonesia itu menjelaskan ihsan bukan hanya beribadah kepada Allah dengan penuh kesadaran akan pengawasan-Nya, tetapi juga berbuat baik kepada sesama melebihi batas keadilan yang semestinya.
Baca Juga
Ini Dia Pemenang Sesungguhnya dari Perang AS Israel Melawan Iran
Bukan Kebetulan, Ini Alasan Madinah Dipilih sebagai Tujuan Hijrah Nabi Muhammad SAW
KPK Putuskan tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Korupsi MBG
Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah yang akrab disapa Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menjelaskan Allah SWT sangat menyukai manusia yang berbuat ihsan.
Buya Hamka dalam tafsirnya menjelaskan ihsan mengandung dua makna. Pertama, selalu mempertinggi mutu amalan dan berbuat lebih baik dari sebelumnya sehingga tingkat keimanan seseorang semakin meningkat.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Dalam Hadits Nabi Muhammad SAW yang shahih disebutkan, "Al-Ihsan adalah engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat engkau."
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)