Hari suci ini dirayakan oleh umat Hindu setiap 210 hari sekali dengan menggunakan perhitungan khusus. Penentuan tanggal upacara sakral ini berlandaskan pada perputaran kalender Saka Bali.
Umat Hindu memercayai pada hari suci ini para leluhur akan turun ke bumi untuk memberikan berkat serta perlindungan kepada keturunannya. Merujuk Surat Edaran Nomor B-253/DJ.VI/Dt.VI.I.3/BA.03/09/2025 yang diterbitkan oleh Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI, berikut jadwal peringatan Hari Raya Galungan yang jatuh pada bulan Juni 2026:
- Selasa, 16 Juni 2026: Hari Penampahan Galungan
- Rabu, 17 Juni 2026 Hari Raya Galungan
- Kamis, 18 Juni 2026 Hari Umanis Galungan
Hari Raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu setiap enam bulan Bali atau sekitar 210 hari, tepatnya pada hari Budha Kliwon Dungulan Rabu Kliwon Wuku Dungulan, sebagai simbol kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (kejahatan).
Perayaan ini identik dengan penjor, bambu yang dihias dengan tradisi khas Bali yang dipasang di sepanjang jalan untuk menambah keindahan alam.
Baca Juga :
30 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026, Penuh Doa dan Harapan Baik
Pemasangan penjor di setiap rumah juga merupakan bagian dari aturan adat yang dihormati sebagai persembahan kepada Bhatara Mahadewa. Sejarah Hari Raya Galungan Menurut Lontar Purana Bali Dwipa, Hari Raya Galungan diperingati untuk mengenang kemenangan Ida Batara, dewa kebaikan, melawan raksasa Mahayena yang akan merusak bumi. Dalam mitologi Hindu, pertempuran ini melambangkan kemenangan Dharma atas Adharma.
Galungan pertama kali dirayakan pada Purnama Kapat (Budha Kliwon Dungulan) tahun 882 Masehi atau 804 Saka. Lontar ini menyebutkan perayaan berlangsung pada Rabu Kliwon, Wuku Dungulan, tanggal 15 Sasih Kapat, tahun 804 Saka, menggambarkan Pulau Bali seperti Indra Loka.
Galungan dan Kuningan dirayakan dua kali setahun menurut kalender Masehi, dengan jarak 10 hari antara keduanya. Galungan jatuh setiap Rabu pada Wuku Dungulan, sedangkan Kuningan setiap Sabtu pada Wuku Kuningan. Makna Filosofis Hari Raya Galungan Hari Raya Galungan memiliki makna filosofis yang mendalam. Perayaan ini mengajarkan umat manusia untuk:
- Selalu berpegang teguh pada kebenaran dan keadilan
- Mengendalikan hawa nafsu dan sifat buruk
- Hidup dalam harmoni dan damai dengan sesama
- Bersyukur atas segala berkah dan kemenangan
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)





