Jakarta, VIVA – Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin ramai dalam dua tahun terakhir. Menariknya, segmen harga Rp200 jutaan kini menjadi medan tempur baru bagi para produsen karena dianggap paling potensial menjangkau konsumen massal.
Namun, harga mobil listrik ternyata tidak selalu turun seiring bertambahnya pemain baru. Berdasarkan pantauan VIVA Otomotif Kamis 18 Juni 2026, beberapa model justru mengalami penyesuaian harga setelah resmi dipasarkan di Indonesia.
Salah satu contohnya adalah BYD Atto 1 yang sempat mencuri perhatian karena dibanderol di bawah Rp200 juta. Kini, harga mobil listrik tersebut telah mengalami penyesuaian sehingga varian termurahnya dijual mulai Rp199 juta, sedangkan tipe tertinggi mencapai Rp235 juta.
Kenaikan harga juga membuat konsumen perlu lebih cermat sebelum membeli mobil listrik. Selain harga, faktor seperti kapasitas baterai, jarak tempuh, dan jaringan purnajual juga menjadi pertimbangan penting.
Di segmen ini, VinFast VF 3 masih menjadi salah satu mobil listrik paling terjangkau di Indonesia. Mobil mungil asal Vietnam tersebut dijual Rp152 juta dengan skema sewa baterai atau Rp192,2 juta jika termasuk baterai.
Pilihan lain datang dari Seres E1 yang menyasar konsumen perkotaan. Mobil listrik berukuran kompak itu dipasarkan mulai Rp189 juta untuk varian termurah dan sekitar Rp219 juta untuk tipe tertinggi.
Sementara itu, Wuling Air ev masih menjadi salah satu pemain kuat di segmen mobil listrik terjangkau. Varian Lite kini dipasarkan mulai Rp214 jutaan, sedangkan varian dengan baterai lebih besar dijual sekitar Rp251 jutaan.
Bagi konsumen yang menginginkan model bergaya SUV, Geely EX2 bisa menjadi alternatif menarik. Mobil listrik tersebut saat ini dipasarkan mulai Rp255 juta untuk varian Pro dan mendekati Rp270 juta untuk varian Max.
Jaecoo juga ikut meramaikan pasar lewat J5 EV Standard. SUV listrik ini dibanderol Rp249,9 juta, menjadikannya salah satu model dengan harga yang masih berada di bawah Rp250 juta.
Dengan semakin banyak pilihan, konsumen kini memiliki keleluasaan menentukan mobil listrik sesuai kebutuhan dan anggaran. Namun sebelum membeli, penting untuk memperhatikan ketersediaan jaringan servis, garansi baterai, dan nilai jual kembali kendaraan.





