JAKARTA, KOMPAS.TV- Ketua Umum Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Mesa sebut acara yang dihadiri oleh tiga pejabat Kabinet Merah Putih yakni, Budiman Sujadmiko, Nusron Wahid, dan Sudaryono di Kampus UGM bukanlah diskusi tetapi monolog.
Hal tersebut disampaikan Mesa dalam program Rosi di KompasTV, Kamis (18/6/2026) malam.
“Acara tersebut bukan diskusi, tetapi lebih ke monolog, lebih ke sosialisasi, bahkan lebih ke kampanye perihal program strategis, capaian-capaian,” ucap Mesa.
Oleh karena itu, kata Mesa, pihaknya membubarkan diskusi tersebut karena khawatir rekan-rekan mahasiswa hanya dijadikan konten yang dipertontonkan.
Baca Juga: Cukup Alat Bukti, Kejagung Tetapkan GHS Tersangka Kasus Korupsi Tata Kelola MBG
“Hanya ditanam narasi-narasi rezim yang nantinya justru meninabobokan mereka,” kata Mesa.
Sebelumnya dalam diskusi publik bertajuk ‘Kopdar Bareng Mas Dar’ di GIK UGM yang menghadirkan Sudaryono, Nusron Wahid, dan Budiman Sujadmiko itu berujung ricuh.
Mahasiswa UGM meminta diskusi 3 pejabat publik di Kabinet Merah Putih tersebut segera menghentikan kegiatan. Di samping itu, mahasiswa UGM juga membentangkan spanduk bertuliskan kritik tajam seperti ‘UGM Menolak Pengkhianat Reformasi’ dan ‘UGM Menolak Penjilat Rezim’.
Di samping itu, Mahasiswa UGM juga melayangkan kritik keras terkait situasi agraria dan sosial di Papua. Termasuk, menyoroti integritas politik Budiman Sudjatmiko yang dinilai telah berubah arah dan berpaling dari nilai perjuangan rakyat yang dulu dibelanya.
Baca Juga: BI Rate Naik 25 BPS Menjadi 5,75 Persen, Perkuat Stabilitas dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- ketum serikat mahasiswa ugm
- mesa
- diskusi di ugm
- budiman sudjatmiko
- nusron wahid
- sudaryono





